DPAD DIY Terus Ajak Masyarakat Luas Nonton Diorama
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
Kedelai di rumah produksi tahu dan tempe milik Mamik Sudiyanto di Kapanewon Temon, Kulonprogo, Senin (4/1/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA—Tempe menjadi lauk pauk favorit banyak orang selain telur. Makanan ini kaya nutrisi karena dibuat dari kacang kedelai.
Kedelai mengandung protein nabati yang sangat membantu untuk menjaga daya tahan tubuh.
Tempe berasal dari kacang kedelai yang difermentasikan menggunakan ragi. Seperti tahu, salah satu bahan pangan ini bisa diolah menjadi aneka makanan, seperti tempe goreng, keripik tempe, atau tempe bacem yang biasanya oleh masyarakat Jogja dipadukan dengan jadah ketan untuk menyantapnya.
Tidak semua orang bisa membuat tempe. Namun sebenarnya caranya cukup sederhana.
Nah bagi Anda para pemula yang ingin membuat tempe di rumah, berikut ini caranya yang dilansir dari Youtube Tempe Movement.
Baca juga: Bahan:
- 303 gr kacang kedelai
- 1400 ml air untuk merendam kacang
- 2 sdm cuka
- 2 jumput ragi tempe
Cara pembuatan:
1. Rendam kacang kedelai selama semalam di dalam air.
2. Lepaskan kedelai dari kulitnya hingga bersih.
3. Rebus kacang kedelai bersama air bersih selama 45 menit. Saring dan buang sisa kulit kedelai yang masih tertinggal.
4. Keringkan kedelai. Tambahankan ke dalam kedelai. Aduk rata. Tambahkan ragi, aduk rata.
5. Masukkan tempe ke dalam wadah plastik yang sudah dibolongi dengan jarak 1-2 cm.
6. Simpan tempe di suhu ruang selama 24-60 jam.
7. Tempe siap diolah.
Nah, mudah bukan? Mulai sekarang, Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Semoga berhasil
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus memperkenalkan Diorama Arsip Jogja kepada masyarakat luas.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.