Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SHANGHAI—Pelaku love scam ternyata bukan hanya orang yang baru saja dikenal di dunia maya. Ternyata, ada juga kasus love scam yang dilakukan teman sendiri yang menyamar.
Baru-baru ini, seorang wanita Tionghoa bernama Yu ditangkap karena diduga berpura-pura menjadi pria di media sosial dan menipu temannya sendiri agar bisa dekat dengannya. Namun, dasar hubungan itu bukanlah cinta, melainkan agar sang teman mengirimkan uang padanya.
Melansir Oddity Central, polisi Shanghai, China menyebut bahwa korban kasus ini merupakan wanita paruh baya bernama Li. Bukan hanya ditipu dalam jangka waktu yang sebentar, ia menghabiskan 12 tahun hidupnya dalam kepalsuan.
Seorang kawan perempuannya menyamar sebagai pembawa berita TV terkenal dan mendekatinya selama 12 tahun. Ia bahkan menipunya untuk mengirimkan uang padanya sebesar 2 juta yuan atau sekitar Rp4,5 miliar.
Bagian paling mengejutkan ialah alasan Yu menipu kawan baiknya itu selama belasan tahun, sebab rupanya ia dan keluarganya sudah kenal dekat sejak lama. Ia mengatakan bahwa hal itu dilakukannya karena sakit hati akibat perkataan ibu korban padanya saat masih muda. Pasalnya, ibu Li pernah mengatakan padanya bahwa ia akan kesulitan menemukan suami karena tidak terlalu cantik dan keluarganya tidak memiliki situasi keuangan yang baik.
Bertahun-tahun usai perkataan ibu korban, Yu merencanakan upaya balas dendam padanya. Ia membual bahwa dirinya berteman dengan pembawa acara TV terkenal yang masih lajang dan tengah mencari jodoh. Seperti yang diharapkan, wanita itu pun memohon padanya agar menjodohkannya dengan putrinya. Sejak itu, Yu membuat profil media sosial palsu sebagai pria sukses dan mendekati Li.
Selama 12 tahun kejahatan itu Yu jalankan. Hubungan itu bertahan karena ia pandai membuat alasan ketika Li mengajak bertemu langsung dengan pacar daringnya itu.
Mulanya, Yu hanya ingin menipunya sebagai pacar daring. Namun, pada 2018 ia mengalami kesulitan keuangan, ia pun memanfaatkan hubungannya dengan Li untuk mendapatkan uang.
Akibat terlalu banyak diperas, Li pun mendesak untuk bertemu pacar daring itu. Akhirnya, Yu pun mengaku pada Li bahwa ia membohonginya selama ini.
Yu akhirnya ditangkap setelah temannya itu melapor ke polisi. Hingga saat ini, kasus yang serupa plot film itu masih ditangani Kepolisian Shanghai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.