Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bukan hanya perempuan, kaum pria pun berisiko terinfeksi human papillomavirus atau HPV, penyebab kanker serviks dan penyakit-penyakit lain seperti kutil kelamin.
HPV adalah virus yang umumnya dapat menyebar dari satu orang ke orang lain melalui seks anal, seks vaginal, seks oral, atau melalui sentuhan kulit ke kulit selama aktivitas seksual.
Dokter spesialis kandungan dan ginekologi, Cindy Rani Wirasti menjelaskan virus ini memiliki berbagai tipe, ada tipe berisiko tinggi yang menyebabkan kanker serviks, sementara tipe risiko rendah menyebabkan penyakit lain seperti kutil kelamin.
Selain kanker serviks, HPV dapat menyebabkan kanker anal, kanker vagina, kanker orofaring, kanker penis dan kanker vulva. Hampir semua orang yang aktif secara seksual dan tidak pernah mendapatkan vaksin HPV berisiko terinfeksi virus ini.
Pada laki-laki, aktivitas-aktivitas tertentu dapat meningkatkan risiko terinfeksi HPV, mulai dari memiliki banyak partner seksual hingga tidak disunat.
“Ketika tidak disunat, ada kulit penis melipat dan bila kebersihan kurang terjaga bisa berisiko terinfeksi HPV,” kata Cindy dikutip dari Antara, Jumat (4/11/2022).
Ada sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko pria terinfeksi HPV, antara lain memiliki banyak partner seks, punya sejarah terkena infeksi menular seksual seperti pernah terkena sifilis, dan punya riwayat merokok.
Selain itu, adanya pergeseran budaya yang membuat hubungan seks anal antar lelaki kian meningkat juga bisa meningkatkan faktor risiko infeksi HPV terhadap kaum Adam.
Salah satu cara untuk mencegah dan menghadapi infeksi HPV adalah dengan mendapatkan vaksin HPV. Vaksin ini bisa diberikan untuk perempuan dan laki-laki.
Dikutip dari hellosehat.com pada Kamis (3/11/2022), kebanyakan kasus virus HPV pada pria tidak menimbulkan gejala apa pun dan infeksi hilang dengan sendirinya. Namun, gejala HPV mungkin baru mulai muncul berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah terinfeksi. Hal ini membuat Anda sulit mengetahui secara pasti kapan awal mula terinfeksi.
Dilansir Mayo Clinic, jenis HPV tertentu, atau dikenal sebagai jenis berisiko, tinggi dapat menyebabkan infeksi terus-menerus.
Pada pria, virus HPV dapat menyebabkan jenis-jenis kanker di bawah ini:
– Penis
– Anus
– Bagian belakang mulut dan bagian atas tenggorokan (orofaring)
Sementara itu, jenis HPV lainnya dapat menyebabkan kutil kelamin. Akan tetapi, HPV yang menyebabkan kutil kelamin tidak dapat mengakibatkan kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Solopos
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.