Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, MAHARASHTRA—Penduduk di Upla, sebuah desa kecil di negara bagian Maharashtra, India, dikabarkan sangat menghormati keberadaan populasi monyet lokal. Bahkan, ada sebidang tanah yang terdaftar atas nama hewan tersebut.
Tanah pertanian sangat berharga di India hingga seringkali memicu sengketa tanah. Menariknya, ada fenomena menarik di Upla, sebuah desa yang menempatkan hewan kera turut serta dalam kepemilikan tanah.
Desa berpenduduk 1.600 orang dan 100 kera Rhesus itu menjunjung tinggi kera dengan selalu memberi mereka makan dan mengikutsertakannya dalam berbagai ritual. Bahkan, penduduk mendaftarkan 32 hektar tanah atas nama kera.
Kepala desa setempat mengonfirmasi hal ini. “Sementara dokumen dengan jelas menyatakan bahwa tanah itu milik monyet, tidak diketahui siapa yang membuat ketentuan untuk hewan ini dan kapan itu dilakukan,” kata kepala desa setempat, Bappa Padwal, baru-baru ini dilansir dari Oddity Central, Kamis (20/10/2022).
Saat ini, desa ini adalah rumah bagi hampir 100 monyet. Jumlah ini, kata Bappa, telah berkurang selama bertahun-tahun karena hewan-hewan itu tidak tinggal lama di satu tempat.
Penghormatan penduduk desa terhadap monyet ini bahkan termasuk ketika acara pernikahan. Times of India pernah melaporkan beberapa penduduk menawarkan hadiah kepada monyet selama upacara pernikahan, baru kemudian melanjutkan proses ritualnya.
Kedengarannya seperti monyet disembah, atau setidaknya dihormati di Upla, tetapi rupanya penduduk setempat melakukan hal yang sangat berbeda beberapa tahun yang lalu.
Saat itu, beberapa kantor berita melaporkan bahwa sekitar 300 kera meneror penduduk setempat, mencuri makanan mereka, memasuki rumah mereka tanpa diundang, dan bahkan menyerang mereka secara fisik. Hal itu membuat penduduk takut berjalan di desa, karena bisa diserang monyet. Namun, kini hal itu nampaknya sudah berubah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan