Jadwal Angkutan KSPN Malioboro-Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Fadli Faisal, Pevita Pearch dan Jefri Nichol saat hadir menyapa penggemar di Jogja City Mall (JCM), Minggu sore (11/9/2022). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Film Sri Asih menjadi film jagoan dengan pemeran wanita pertama yang tayang di layar lebar. Tokoh utama yang diperankan Pevita Pearce mengungkap butuh perjuangan selama tiga tahun untuk berlatih menjadi jagoan di film tersebut. Pevita Pearce sebagai pemeran Alana, Jefri Nichol sebagai Tangguh dan Fadli Faisal memerankan Gilang di Sri Asih, hadir langsung menyapa penggemar di Jogja City Mall (JCM), Minggu sore (11/9/2022).
Sri Asih tercatat sebagai jagoan pertama yang tampil di cerita bergambar Indonesia diciptakan oleh penggambar komik termasyhur di Indonesi Raden Ahmad Kosasih. Sri Asih sempat muncul di film Gundala pada 2019 silam dengan sutradara kawakan Joko Anwar. Sri Asih rencananya akan tayang perdana pada 6 Oktober 2022 mendatang di bioskop nasional.
Alana yang diperankan Pevita Perach dalam film itu lahir saat letusan gunung berapi yang memisahkan dia dan orang tuanya. Ia kemudian diadopsi seorang wanita kaya yang berusaha membantunya menjalani kehidupan normal. Tapi saat dewasa, Alana menemukan kebenaran tentang asalnya, bahwa dia bukan manusia biasa. Ia bisa menjadi kebaikan untuk kehidupan, sebaliknya bisa menjadi kehancuran bila ia tidak dapat mengendalikan amarahnya.
BACA JUGA: Kalau RUU Sisdiknas Disahkan, Ini 5 Perubahan di Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
“Ini merupakan film action pertama saya, dan saya butuh perjuangan latihan selama tiga tahun untuk workshop action dengan Uwais Team. Ini sangat seru menjadi tantangan tersendiri,” kata Pevita kepada wartawan di Jogja, Minggu.
Artis kelahiran 1993 ini mengatakan sekitar 90% adegan laga yang butuh pergerakan fisik ia perankan sendiri. Sehingga ia mengaku bangga mendapatkan kesempatan bermain di Sri Asih dengan memerankan karakter yang penuh tantangan.
Akan tetapi, ia tidak menampik ada beban tersendiri sebagai pemeran utama di film ini. Mengingat Sri Asih pernah muncul di Gundala. “Karena orang punya ekspektasi tersendiri setelah melihat Gundala, tetapi beban itu saya jadikan berlatih untuk lebih baik lagi dalam prosesnya,” ujarnya.
Sementara itu Jefri Nichol mengakui proses latihannya tidak ada apa-apanya dibandingkan Pevita yang selama tiga tahun. Ia melakukan persiapan sekitar dua bulan saja sudah merasa berat memainkan karakter seorang Tangguh. Oleh karena itu ia salut dengan Pevita. “Saya berlatih dua bulan saja merasa sudah berat, apalagi Pevita sampai bertahun-tahun. Maka saya berharap film ini bisa diterima di masyarakat terutama warga Jogja,” katanya.
Produser sekaligus penulis skenario dari Sri Asih, Joko Anwar mengatakan, tiga tahun menunggu kelanjutan cerita Jagat Sinema Bumilangit setelah Gundala tidak akan sia-sia. Timnya bekerja secara maksimal agar Sri Asih bisa memuaskan penonton. Setelah sebelumnya beberapa pemeran sudah diumumkan yaitu Pevita Pearce sebagai Alana (Sri Asih), Christine Hakim sebagai Eyang Mariani, Surya Saputra sebagai Prayogo Adinegara, dan Jefri Nichol sebagai Tangguh.
Bintang-bintang film Indonesia terbaik turut meramaikan. Mereka adalah Reza Rahadian sebagai Jatmiko, Randy Pangalila sebagai Mateo Adinegara, Jenny Zhang sebagai Sarita Hamzah, Dimas Anggara sebagai Kala, Revaldo sebagai Jagau, Faradina Mufti sebagai Renjana, Fadly Faisal sebagai Gilang dan Messi Gusti sebagai Alana kecil. Sri Asih kini dihadirkan sebagai patriot kedua setelah Gundala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.