Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas RI kepada Investor Rusia
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Film Sri Asih tayang di Bioskop
Harianjogja.com, JAKARTA -- Jagat Sinema Bumilangit akan kembali menghadirkan Adisatria kebanggaan Indonesia, bernama Sri Asih yang merupakan jagoan pertama yang tampil dalam cergam Indonesia dan diciptakan oleh Bapak Komik Indonesia, R.A. Kosasih. Sri Asih muncul pertama kali sekitar setengah abad yang lalu, tepatnya pada 1953.
Produser Film Sri Asih Wicky V. Olindo mengatakan bahwa untuk menerjemahkan karakter tersebut ke layar lebar membutuhkan proses produksi semaksimal mungkin.
"Sudah tiga tahun untuk memberikan kelanjutan cerita dari Jagat Sinema Bumilangit. Kami menggunakan crew terbaik di Indonesia, proses pengambilan gambar yang panjang sekali, castnya yang berkualitas, post produksi juga membutuhkan bujet tinggi. Kami bekerja semaksimal mungkin agar Sri Asih bisa memuaskan ekspektasi penonton," katanya kepada Bisnis belum lama ini.
Dia melanjutkan agar dapat memuaskan ekspektasi penonton tersebut, pihaknya juga mengalokasikan bujet yang cukup besar mengingat efek khusus computer-generated imagery (CGI) untuk menghidupkan adegan-adegan laga tersebut cukup mendominasi film ini nantinya.
Meskipun tidak menyebut secara eksplisit berapa bujet yang digunakan untuk menggarap film dari Adisatria wanita pertama tersebut, tetapi ketika ditanyakan oleh Bisnis-jaringan Harianjogja.com apakah proses produksi menghabiskan dana sekitar Rp20 Miliar, Wicky tidak menyangkalnya.
“Lebih [Rp20 miliar], bahkan jauh sekali, bujet Indonesia itu sekarang jauh sekali untuk membuat film, semua besar. Film Indonesia sudah mahal-mahal sekarang, sudah besar-besar bahkan produksi pun kebanyakan sudah menyiapkan lebih banyak dana untuk proses produksi film,” katanya.
Menurut catatan Bisnis, film pertama dari Jagat Sinema Bumilangit pun yaitu Gundala juga memiliki proses produksi yang diakuinya membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Dia mengatakan bahwa proses pembuatan skenario, produksi, hingga rilis memakan waktu sampai 2 tahun. Film ini juga menghabiskan biaya produksi hampir Rp50 miliar.
Sementara itu, Sutradara Sri Asih Sartri Dania Sulfiati atau akrab disapa Upi mengatakan bahwa film Sri Asih menggunakan banyak efek khusus computer-generated imagery (CGI) untuk menghidupkan adegan-adegan laga tersebut.
"CGI mungkin 60 persen dari filmnya. Cukup banyak, ada 1.000 shot CGI, karena saat menjadi superhero dia pakai tenaga-tenaga super dan lawannya juga supervillain dan kita akan lihat final battle yang epik nanti," katanya.
Upi melanjutkan bahwa film Sri Asih dibuat selama tiga tahun. Waktu yang panjang itu disebabkan oleh pandemi Covid-19.
"Produksinya tertunda sampai enam kali. Soalnya, ada kru yang positif dan harus dirumahkan, ada protokol kesehatan yang sangat ketat juga selama menggarapnya," tuturnya.
Sekadar informasi, keluasan Jagat Sinema Bumilangit akan berlanjut pada film dan serial lain yang tengah diproduksi oleh pihak studio Screenplay Bumilangit, seperti Virgo and the Sparklings, dan serial Tara yang akan tayang di Disney+ Hotstar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
PSIM Jogja memburu tiga poin perdana saat menghadapi Persebaya di GBT. Laskar Mataram siap menghadapi atmosfer puluhan ribu Bonek.
Marc Marquez juara Sprint Race MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano. Bezzecchi kedua, Jorge Martin ketiga. Simak jalannya balapan.
Apple baru saja merilis iPhone Duo, terlambat delapan tahun dari Royole Flexpai. Simak sejarah ponsel lipat dan prediksi pasar dari IDC dan Counterpoint.
Veda Ega Pratama akan start P16 di Moto3 San Marino 2026. David Almansa merebut pole position dengan waktu 1:40,612.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.