Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet-Youtube/TAMA HALU 008
Harianjogja.com, SOLO--Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang kini tengah hits menuai menuai kritikan dari berbagai pihak. Merespons hal itu, pencipta lagi akhirnya mengubah lirik lagu tersebut. Hal tersebut diungkap oleh pencipta lagu tersebut.
Seperti diketahui, kritikan muncul atas lagu yang sedang naik daun tersebut, salah satunya datang dari ulama besar Nahdlatul Ulama (NU), Gus Muwafiq.
Dia menilai pengarang lirik lagu tersebut tidak mengetahui sejarah. Menurut dia, Joko Tingkir bukan orang sembarang. Joko Tingkir merupakan ulama besar yang menurunkan ulama-ulama di Jawa. Joko Tingkir adalah kakek ke-3 dari KH Muhammad Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Nasab Joko Tingkir bertemu dengan Maulana Ishaq, ayah Sunan Giri, salah satu Wali Songo yang telah berjasa besar dalam mendakwahkan Islam di Nusantara.
Karena menuai polemik, pencipta Joko Tingkir Ngombe Dawet memutuskan untuk mengubah lirik lagu tersebut.
“Saya juga di channel saya sudah mengubah liriknya tidak menggunakan Joko Tingkir lagi dan tolong dimaafkan karena ketidaktahuan saya tentang Joko Tingkir,” ujar dia dalam video yang tayang di kanal Youtube TAMA HALU 008.
Pada kesempatan itu, dia menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena ketidaktahuan dia soal sosok Joko Tingkir yang ternyata ulama besar.
BACA JUGA: Guru Pemaksa Siswa Berjilbab Dijatuhi Sanksi Ringan, Ombudsman Beri Catatan
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lamongan dan pihak-pihak yang tersinggung dan kurang berkenan karena saya telah membuat lirik lagu menggunakan nama Joko Tingkir,” ucap dia.
Dia tak ada niatan sama sekali untuk melecehkan nama Joko Tingkir dalam lagu yang kini liriknya telah diubah tersebut. “Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena ketidaktahuan ketidakpahman saya di balik nama Joko Tingkir ini sosok ulama besar dan dihormati di Jawa. Saya mohon maaf tidak ada niatan saya untuk melecehkan nama beliau,” tambah dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Program Beasiswa Sleman Pintar di UTY resmi diperluas hingga 20 prodi dengan skema kelas industri 1,5 tahun magang dan dapat uang saku.
Italia merombak total skuad dengan dominasi pemain U-21 usai gagal ke Piala Dunia, Donnarumma jadi satu-satunya senior.
Janice Tjen kalah dari Emma Navarro pada babak pertama French Open 2026 namun masih berpeluang tampil di nomor ganda putri.
Cara membuat lagu AI viral menggunakan Suno AI tanpa harus bisa bernyanyi atau memainkan alat musik.
Daftar mobil Jip bekas murah mulai Rp40 jutaan yang masih tangguh, cocok untuk harian hingga hobi off-road.