QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Joko Anwar/Youtube
Harianjogja.com, SOLO—Film Pengabdi Setan 2: Communion memiliki banyak hal menarik untuk dibahas. Berkat film tersebut, netizen pun menyoroti adanya bangunan mirip Observatorium Bosscha yang ada di Lembang, Jawa Barat.
Dalam Pengabdi Setan 2 sendiri, Observatotium Bossca menjadi latar tempat seorang jurnalis bernama Budiman menemukan sejumlah mayat.
Namun baru-baru ini, pihak pengelola Observatotium Bossca melakukan protes terhadap tim produksi Pengabdi Setan 2. Mereka mengaku sama sekali tak terlibat dengan pembuatan film horor yang disutradarai oleh Joko Anwar itu. Pihaknya pun berpendapat bahwa film Pengabdi Setan 2 memberi kesan yang tidak benar bagi Observatorium Bosscha.
"Observatotium Bossca sama sekali tidak terlihat dalam produksi film bernuansa horror yang tengah beredar. Kami amat menyesalkan pemunculan gambar yang dengan segera orang kenali sebagai ikon Observatotium Bossca yang memberi kesan tidak benar tentang Observatotium Bossca," tulis akun Instagram bosschaobservatory pada Kamis (11/8/2022) lalu.
Sejalan dengan itu, Joko Anwar pun memberikan jawaban mengenai bangunan mirip Observatotium Bossca yang ditampilkan dalam film buatannya.
"Kami tidak pernah bilang itu Bosscha, enggak pernah kami bilang itu Bosscha atau bukan,” kata Joko Anwar dalam diskusi terbuka dengan penggemar di Yogyakarta pada Sabtu (13/8).
Menurutnya, tak seharusnya Observatotium Bossca terganggu dengan adegan film Pengabdi Setan 2 karena hal tersebut hanyalah fiksi belaka.
Terkait dengan adegan adanya mayat-mayat yang ada di dalam gedung mirip Bosscha, seharusnya tak menjadi masalah yang serius. “Tapi tetap kami tidak pernah bilang kalau itu adalah Bosscha. Ini kan film fiksi ya,” lanjut Jokan.
Protes yang dilayangkan oleh Observatorium Bosscha itu pun mendapat beragam reaksi dari netizen. Ada yang menanggapi dengan positif, ada juga yang mengingatkan bahwa seharusnya masalah tersebut tak perlu dibawa serius.
"Saya sangat senang ke Bosscha. Saya lebih takut tidak bisa mengamat dan mendapatkan data dengan teleskop! We love Bosscha," tulis seorang netizen.
"Ini cuma film, chill," tulis netizen lain.
Ada juga yang mengomentari, "Meski klaim sebuah karya seni hanya fiksi belaka, nyatanya ada beragam komentar dan spekulasi yg semakin ngawur di luar sana tentang bosscha. Alhamdulillah akhirnya telah diluruskan, InsyaAllah ini langkah tepat,"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.