Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Game of Thrones/iST-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Prekuel Game of Thrones akan mengeksplorasi asal-usul dinasti Targaryen. Cerita ini terutama mengulik keluarga itu saat berada di puncak kejayaannya. Hal ini menurut keterangan para pemain dan pembuat serial dalam acara tahunan Comic-Con pada Sabtu (23/7/2022) di San Diego waktu setempat.
House of the Dragon akan memulai debutnya pada 21 Agustus. Serial ini berlatar 200 tahun sebelum peristiwa di Game of Thrones (2011-2019), serial fantasi yang menjadi fenomena global selama delapan musim.
Serial yang terdiri dari 10 episode baru akan menceritakan kisah perang saudara antar-generasi di keluarga Targaryens, kata produser eksekutif Ryan Condal.
"Cerita ini dimulai pada puncak dinasti, puncak kekuasaan, kekayaan, dan pengaruh mereka. Mereka memiliki naga terbanyak yang pernah mereka miliki,” kata Condal, dikutip dari Reuters pada Minggu (25/7/2022).
BACA JUGA: Rekomendasi 8 Konten Anak Netflix, Bisa Jadi Tontonan Bersama Keluarga
Aktor Paddy Considine memerankan Raja Viserys Targaryen. Considine menggambarkan karakternya sebagai seorang laki-laki yang memiliki sifat baik hati dan berusaha menjaga agar kedamaian tetap berlangsung di dalam kerajaan.
Bintang "Doctor Who" Matt Smith akan memerankan Pangeran Daemon Targaryen, adik laki-laki raja. Menurut Smith, karakter kakak-beradik ini memiliki hubungan yang cukup rumit.
Sementara itu, ada pula Emma D'Arcy yang memerankan Putri Rhaenyra Targaryen, perwaris pilihan ayahnya. Serial juga akan menampilkan aktris Eve Best sebagai Putri Rhaenys Velaryon.
"Dia seharusnya menjadi ratu. Agak menjengkelkan bahwa pada akhirnya dia tidak menjadi ratu. Agak menyebalkan juga bahwa orang-orang terus mengingatnya sebagai karakter yang seperti itu,” kata Best tentang karakter yang ia perankan.
BACA JUGA: Sarinah, Pengasuh Bung Karno Difilmkan
Serial House of the Dragon didasarkan pada novel Fire & Blood karya penulis George RR Martin. Sang penulis novel mengatakan dia telah melihat sembilan episode House of the Dragon dan menilainya sebagai karya yang sangat menakjubkan.
"Buku-buku ini, karakter-karakter ini, seperti anak-anak saya. Ketika Anda memberikan anak-anak Anda kepada orang-orang untuk diadopsi, Anda bertanya-tanya bagaimana mereka akan diperlakukan, apakah Anda akan mengenali mereka? Sejauh ini, saya benar-benar sangat senang,” kata Martin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.