Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Kulit kering menjadi masalah tersendiri bagi kaum perempuan. Beragam cara rela dilakukan demi menjaga kulit agar tetap lembab dan cerah.
Berbicara seputar menjaga kulit agar tidak kering, para perempuan Korea punya cara yang unik. Mereka tidak perlu merogoh koceng dalam untuk membeli skincare tetapi cukup menggunakan cara tradisional.
Cara unik itu adalah dengan menggantung handuk di dalam kamar. Kedengarannya aneh tetapi nyatanya mereka banyak melakukan hal itu untuk merawat kulitnya.
Baca juga: Ini Nih..Tren Beauty Goals 2022, Harmonisasi Wajah dan Tubuh
Dilansir dari berbagai sumber, salah satu ritual ala Korea yang unik ini dilakukan saat musim dingin. Tujuannya untuk membuat udara di sekitar menjadi lebih lembab sehingga kulit juga ikut terhidrasi dan lembab secara alami.
Handuk yang digantung harus handuk yang basah karena di dalamnya mengandung air. Handuk yang basah ini diyakini membawa kesegaran di dalam kamar. Kelembaban udara menjadi bertambah sehingga mencegah kulit menjadi terlalu kering selama semalaman.
Anda tertarik mencoba cara ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.