Chitato Gandeng TREASURE, Ajak Gen Z Buat Gebrakan dengan Gaya Sendiri
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
Tri Suaka./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA-Penyanyi cover Tri Suaka dan Zinidin Zidan belakangan ramai disorot setelah video parodi mereka yang diduga menyindir Andika Kangen Band viral. Mereka diserang warganet habis-habisan karena dinilai tidak beretika.
Selama ini kepopuleran Tri Suaka dan Zinidin Zidan sendiri tak lepas dari karya orang lain yang mereka bawakan ulang (cover) di media sosial.
Pengikut mereka mencapai angka jutaan berkat lagu-lagu musisi lain yang mereka bawakan. Tri Suaka dan Zinidin Zidan pun pernah mengcover banyak genre musik mulai pop, melayu hingga dangdut. Dilansir dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, berikut ini deretan lagu yang pernah dicover Tri Suaka dan Zinidin Zidan.
Lagu Salah yang menjadi salah satu single perdana milik Lobow pernah dicover Tri Suaka bersama Nabila Maharani. Cover lagu yang dirilis Lobow pada 2007 itu kembali hits setelah dicover keduanya. Video Tri Suaka dan Nabila Maharani yang tengah mengcover Lagu Salah dari Lobow kemudian diupload melalui kanal YouTube Nabila Suaka. Hingga awal 2022, video Tri Suaka dan Nabila Maharani yang tengah mengcover lagu pop tersebut ditonton sebanyak 43.693 kali tayangan, dan disukai oleh 2,4 ribu pengguna YouTube lain.
Tri Suaka dan Zinidin Zidan cukup sering membawakan ulang lagu-lagu Melayu yang popular tahun 1990-an. Namun di antara lagu yang pernah dinyanyikan, Buih Jadi Permadani karya band Malaysia, Exists, menjadi salah satu lagu yang paling sukses dicover Tri Suaka bersama Zinidin Zidan dan Nabila Maharani.
Lagu cover tersebut sudah ditonton lebih dari 81 juta kali di kanal YouTube Nabila Suaka. Buih Jadi Permadani juga menjadi lagu pertama yang menghantarkan nama Zidan viral di media sosial. Di YouTube, video cover lagu yang dibagikan 12 Oktober 2021 ini sudah ditonton lebih dari 15,5 juta kali.
Tak selamanya lagu cover yang dibawakan Tri Suaka dan Zinidin Zidan berbuah manis. Lagu Emas Hantaran akhirinya berujung masalah meski juga turut populer di kalangan warganet. Hal itu setelah musisi dan pencipta lagunya, Erwin Agam, melancarkan protes keras. Dia mengecam Tri Suaka dan Zinidin Zidan yang meng-cover lagunya tanpa izin.
Padahal video Emas Hantaran sudah ditonton jutaan kali dan mendatangkan manfaat ekonomi bagi Tri maupun Zidan. “Yaa ... dari dulu saya udah geram , karen dihubungi baik-baik , di DM IG-nya diabaikan saja. Mereka juga telah merugikan viewer semua Label yang bayar lagu Emas Hantaran yg biaya izin pakai lagu tersebut jutaan rupiah," tulis Erwin Agam di laman Facebooknya (24/4/2022).
Zinidin Zidan juga pernah meng-cover lagu Hal Hebat yang dipopulerkan Govinda. Cover lagu tersebut sudah disaksikan 3,1 juta netizen. Video ini dibagikan pada 8 September 2021.
Zinidin Zidan dianggap mampu memberikan nuansa berbeda pada lagu Bila Nanti yang dipopulerkan Nabila Maharani. Jumlah penonton dari video tersebut nyaris 3,1 juta. Bukan angka yang sedikit, apalagi video cover itu baru dibagikan pada 28 Januari 2022.
Khasnya suara Zinidin Zidan juga memberi hal baru dalam lagu Memandangmu yang dipopulerkan Ikke Nurjanah. Lagu dangdut cover tersebut sudah ditonton 2,3 juta kali setelah dibagikan Zinidin Zidan pada 19 September 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Laptop lemot dapat disebabkan penyimpanan penuh, RAM terbatas, malware hingga overheating. Simak penyebab dan cara mengatasinya.