Baru Diterima, Motor Koperasi Baru di Wonogiri Nyungsep ke Sawah
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Ilustrasi pasangan yang sudah siap untuk menikah/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Pernikahan merupakan sebuah hal yang sakral bagi kebanyakan orang. Sebab, pernikahan adalah jalan untuk memulai sesuatu yang baru bersama dengan pasangan kita pilih.
Namun, sebelum Anda memilih atau mengambil keputusan untuk menikah ada baiknya untuk melihat apakah pasangan yang Anda pilih merupakan pilihan terbaik Anda untuk memulai bahtera rumah tangga selamanya.
Dilansir dari Times of India, Kamis (24/2/22) ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil keputusan untuk menikah.
Setelah Anda menikah, Anda akan menyadari kekuatan dari kata \'maaf\'. Meminta maaf sangat penting dalam hubungan terutama ketika Anda dan pasangan ingin saling menyalahkan. Sementara yang terakhir adalah sifat perilaku yang umum, meminta maaf dapat memperbaiki masalah untuk waktu yang lama.
Menikahi seseorang untuk mendapatkan keselamatan dan keamanan dalam hidup bukanlah segalanya. Ada saat-saat ketika Anda mungkin merasa tidak aman dan sangat kesepian, tetapi kemudian ini semua tentang melawan kesepian itu dengan pasangan Anda melalui masa-masa sulit. Anda berdua harus ingat bahwa Anda berdua akan bersama bahkan selama kesulitan.
Berhentilah memperlakukan pernikahan sebagai sebuah pencapaian. Ini adalah bagian dari hidup Anda yang harus Anda ambil keputusannya. Pikirkan baik-baik apakah Anda siap menikahi seseorang atau tidak, daripada memperlakukannya sebagai kotak centang yang perlu dicentang.
Terlebih jika melihat kawan kawan yang sudah menikah, membuat Anda tertantang untuk menikah, itu merupakan sebuah kesalahan yang fatal.
Anda tidak bisa lari dari masalah saat menikah. Anda pada akhirnya harus menghadapi masalah itu karena Anda tidak dapat bersembunyi darinya, pasangan Anda pasti akan terbuka dengan masalah Anda.
Jika pasangan Anda saat ini masih sering lari dari masalah yang dirinya atau kalian punya, coba pikirkan apakah dirinya cocok dijadikan pasangan sampai akhir hayat Anda.
Anda tidak bisa menjadi satu-satunya yang berbicara dalam pernikahan, karena pasangan Anda akan ingin melampiaskan frustrasi, pendapat, dan pandangan mereka juga. Untuk pernikahan yang bahagia, Anda harus mendengarkan pasangan Anda dan apa yang mereka katakan dengan sabar dan pengertian.
Jika pasangan Anda saat ini sangat sulit untuk diajak berdiskusi, atau sulit mendengarkan cerita keseharian Anda, itu merupakan Red Flag yang menjadi tanda dirinya belum dapat menghargai orang di sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.