Halftime Show Final Piala Dunia Dikritik Liam Gallagher dan Rooney
Halftime show final Piala Dunia 2026 dikritik Liam Gallagher (mimpi buruk) & Wayne Rooney (buruk). Madonna, Bieber, BTS hingga Muppets tampil, tapi justru diang
Agatha Chelsea / YouTube
Harianjogja.com, JOGJA -- Agatha Chelsea telah merilis single terbarunya “Takdir Beda,” Jumat (18/2/2022).
Lagu Takdir Beda menceritakan kisah perpisahan sepasang kekasih yang masih saling mencintai.
Melalui lagu \'Takdir Beda’, Agatha Chelsea ingin menunjukan jika dirinya mulai beranjak dewasa.
Berikut lirik lagu \'Takdir Beda\' yang dibawakan oleh Agatha Chelsea:
Kini sendiri
Jalan kan aku lalui
Tak lagi bersama
Denganmu kekasih
Tak ku sesali
Kisah cinta indah ini
Meski pun berakhir
Ku harus pergi
Sungguh tlah kurelakan engkau
Meski masih ku mencinta
Bila suatu saat nanti
Kita jumpa dengan takdir beda
Kan ku sambut kau kembali.. Ohh...
Andai kau tahu
Betapa beratnya hati
Hapuskan semua
Cinta yang kau beri
Sungguh tlah kurelakan engkau
Meski masih ku mencinta
Bila suatu saat nanti
Kita jumpa dengan takdir beda
Kan ku sambut kau kembali..
Aku selalu percaya... Ohh...
Di ujung hari...
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Halftime show final Piala Dunia 2026 dikritik Liam Gallagher (mimpi buruk) & Wayne Rooney (buruk). Madonna, Bieber, BTS hingga Muppets tampil, tapi justru diang
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu
Revisi UU Hak Cipta berisiko rugikan media dan publik. Belajar dari negara lain, RI diminta hati-hati.
Polri menangkap buronan Interpol asal Palestina Abdul Karim Raed Miqdad di Indonesia. Ia diketahui membawa tiga paspor, dua di antaranya diduga palsu.