KPK Ungkap Dugaan Uang Rp200 Juta di Balik Amplop ke Menteri Kehutanan
KPK menyita 12.000 dolar Singapura terkait kasus Kuansing, diduga bagian dari uang amplop yang dikembalikan Menteri Kehutanan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Satu rumah di isi beberapa keluarga bukanlah hal yang aneh di Indonesia. Sebab, ada orang yang telah berkeluarga akan memilih untuk tetap tinggal bersama dengan orang tuanya.
Hal tersebut tak jarang menimbulkan pertengkaran di dalamnya. Beberapa dari kita mungkin akan merasa bersalah jika bertengkar dengan orang yang lebih tua, namun bagaimana bila hal tersebut terjadi karena perilakunya yang toxic kepadamu dan cucu-cucunya?
Dilansir dari brightside.me, berikut 7 tanda anak-anak Anda memiliki kakek nenek yang toxic:
1. Mereka merusakmu sebagai orang tua
Bagi kakek nenek yang toxic, mereka tidak akan peduli dengan apapun yang kamu lakukan. Mereka merasa yang kamu lakukan selalu tidak cukup. Mereka pun menganggap lebih banyak tahu dibandingkanmu. Mereka sering merusak hal yang kamu lakukan dan katakan sebagai orang tua. Mereka tidak akan menghormati aturan dan batasanmu. Mereka bahkan merusak segala rutinitas yang telah kamu buat.
2. Mereka mengganggu keputusanmu sebagai orang tua
Jika orang tuamu atau mertuamu menambah waktu menonton anakmu menjadi lebih lama, maka hal ini bukanlah ciri dari toxic. Tetapi, jika hal tersebut terjadi setiap saat dan aturan yang kamu buat terus menerus dilanggar, maka mereka merupakan salah satu di antaranya. Mereka akan mulai meragukan segala keputusan yang kamu buat. Mereka juga akan bertengkar denganmu di depan anak-anakmu.
Baca juga: Wisata Jogja Bay: Ini Ragam Permainan, Jam Buka & Harga Tiket Masuk
3. Mereka membuatmu merasa bersalah dengan memanipulasimu
Mereka sering memanipulasi untuk membuatmu dan anakmu melakukan apa yang diinginkan. Jika kamu dan pasanganmu mengalaminya sebagai seorang anak, maka akan ada kesempatan orang tua atau mertuamu melakukan hal yang sama dengan anakmu.
Kalimat manipulasi oleh mereka bisa saja berbeda-beda seperti “Cium aku atau aku bakal nangis!” “Jangan repot-repot datang ke pemakamanku!” “Aku rasa kamu ga sayang aku lagi”
4. Mereka sering merasa sebagai korban
Mereka akan merasa sebagai korban untuk mengontrol perilaku orang lain dan memanipulasinya, entah hal itu disengaja atau tidak. Mereka akan membuatmu merasa bersalah, egois dan frustrasi dengan menekankan apa yang telah dia lakukan kepadamu dan anakmu.
5. Mereka mencoba untuk membeli cinta dan perhatian dari cucu-cucunya
Tidak apa-apa jika mereka bercerita sambil memberikan hadiah sesekali, namun kakek nenek yang toxic akan menggunakan hadiah untuk membeli cinta dan perhatian cucu-cucunya. Mereka akan memberi anakmu hadiah mahal tanpa izinmu. Mereka akan mencoba mengunggulimu saat sedang bersama dengan anak-anakmu. Mereka akan menggunakan hadiah tersebut untuk memanipulasi kamu dan anakmu.
6. Mereka hanya bermain dengan kesayangannya saja
Jika mereka memilih untuk bermain dengan salah satu cucu, kemudian mengabaikan cucu lainnya, hal ini merupakan tanda dari kakek nenek yang toxic. Mereka juga akan mulai membandingkan anak-anakmu dan berkata, “Kamu ga pintar seperti kakakmu” atau “Abangmu melakukan hal itu dengan lebih baik”
7. Mereka merasa berhak menghabiskan waktu dengan cucunya setiap saat
Bagi mereka, mereka akan meniadakan keberadaan kakek nenek lainnya, kemudian membuatnya menjadi posisi pertama dalam kehidupan cucunya. Mereka tidak mau berbagi waktu yang mereka habiskan dengan cucu-cucu mereka kepada orang lain. Mereka akan berusaha menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan cucu-cucunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK menyita 12.000 dolar Singapura terkait kasus Kuansing, diduga bagian dari uang amplop yang dikembalikan Menteri Kehutanan.
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas sejauh 2 km pada 10 Juli 2026. Warga diminta menjauhi zona bahaya dan alur sungai.
Update harga pangan nasional 10 Juli 2026: cabai rawit Rp60.700/kg, telur Rp29.000/kg, beras dan minyak goreng relatif stabil.
KPK kembali gelar OTT ke-16 pada 2026 dengan menangkap Bupati Sukoharjo. Simak daftar lengkap operasi tangkap tangan sepanjang tahun ini.
Rumah semestinya menjadi tempat paling aman dan nyaman untuk pulang, bukan ruang yang membuat anak merasa tertekan.
Mahkamah Agung Korea Selatan vonis 7 tahun penjara Yoon Suk-yeol atas kasus halangi penangkapan dan darurat militer.