Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Baim wong./Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Kasus kakek Suhud versus Baim Wong berakibat buruk bagi sang artis, karena ribuan follower meninggalkannya.
Aktor Baim Wong harus menerima akibat aksinya memarahi kakek Suhud di salah satu konten YouTube-nya. Selain menuai hujatan netizen, suami Paula Verhoeven ini juga kehilangan subscribersnya.
Melansir Socialblade, Jumat (15/10/2021), kanal YouTube Baim Paula bahkan kehilangan 300.000 subscribers sejak 11 Oktober 2021. Kini, subscribers yang dimiliki Baim dan sang istri tersisa 19,4 juta.
Penurunan ini sangat signifikan, pasalnya sebelum kasus Kakek Suhud viral, Baim mengalami penambahan 100.000 subscribers pada 8 Oktober 2021 dan sempat mengantongi jumlah 19,7 juta subscribers.
Seperti diketahui, aksi Baim memaki kakek Suhud ini terlihat dalam konten YouTube-nya bertajuk \'Adiknya Kiano, Udah Pengen Cepet2 Keluar..Mamah Pau Langsung ke Rumah Sakit\'.
BACA JUGA: Dusun di Bantul Penolak Tambang Pasir Bermunculan
Baim yang baru menemani Paula dan memeriksakan kandungan sang istri pulang menggunakan motor bersama sang putra, Kiano Tiger Wong. Kemudian muncul seorang kakek dengan motor di belakang Baim.
Baim yang menganggap sang kakek meminta-minta uang langsung menegurnya. Ia kemudian membagikan uang kepada para pengendara ojek online dan meminta sang kakek bekerja seperti mereka.
Setelah aksinya ini ramai diperbincangkan, Baim akhirnya meminta maaf. Dia sudah berdamai dengan sang kakek dan mengunggah foto pertemuan mereka di Instagram pada 15 Oktober 2021.
"Masyaallah, terima kasih tegurannya. Dia orang baik, terutama ibadahnya. Saya sampai malu sendiri. Baru tau pribadinya ketika saya bertemu Pak Suhud," tulisnya.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Buntut Kasus Kakek Suhud, Baim Wong Kehilangan 300 Ribu Subscribers"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.