Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Ilustrasi Perempuan Hamil/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Perempuan yang menjalani operasi caesar seringkali diiringi dengan pengalaman traumatis.
Sejumlah pemicunya adalah tak ditemani suami atau pendamping, menghadapi ruang operasi sendirian, atau rasa nyeri pascaoperasi caesar yang membuat banyak ibu merasa dilema saat akan melahirkan anak kedua.
Terlebih, banyak mitos mengatakan operasi caesar kedua, ketiga dan seterusnya yang dijalani oleh ibu, akan terasa lebih nyeri dibandingkan pengalaman pertama mereka.
Tentu saja, hal ini menjadi ketakutan tersendiri bagi banyak perempuan. Namun, tahukah Anda jika rasa nyeri pascaoperasi caesar setiap orang sebenarnya berbeda-beda?
Baca juga: Mudah, Begini Cara Membersihkan Sedotan Reusable Berbahan Stainless Steel
Ya, hal inilah yang disampaika Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri dan Ginekologi) dr. Rizal Fitni Sp. OG dalam akun TikToknya.
Menurut dokter yang juga kerap membagikan konten kesehatan melalui kanal YouTube miliknya ini, secara logika, rasa nyeri pascaoperasi caesar kedua berisiko terasa lebih nyeri dibandingkan yang pertama.
"Karena yang pertama kan belum ada jaringan parut, jadi masih smooth. Ketika kita buka dan jahit, itu tidak terlalu nyeri."
"Nah untuk yang kedua, ketiga dan seterusnya kan kita membuka jaringan parut. Jadi kulit dan organ di sekitarnya terasa lebih kaku, sehingga saat bagian tersebut bergerak pascaoperasi caesar akan lebih terasa," jelas dia seperti yang dikutip Suara.com, Kamis (5/8/2021).
Baca juga: Mudah kok, Begini Cara Mengatasi Jerawat pada Remaja
Tapi yang. perlu menjadi perhatian adalah, tidak semua ibu yang melahirkan secara caesar merasa seperti itu.
Menurut dia, ada banyak faktor yang memengaruhi seperti, pertama, faktor gizi. Saat gizi ibu baik, tentu pemulihan akan lebih cepat, sehungga rasa nyerinya juga lebih cepat hilang.
Kedua merupakan faktor mental. Kata dokter yang praktik di Rumah Sakit Airlangga Jombang, Jawa Timur, psikis ibu juga memengaruhi rasa nyeri pascaoperasi caesar yang dirasakan.
"Kadang-kadang psikisnya nih berpengaruh. Jadi kalau ibu yang dari awal sudah takut sakit, takut nyeri, takut gerak, itu efek pascaoperasinya memang akan lebih lama bertahan dibandingkan dengan ibu yang memiliki mental yang sudah siap," tambah dia.
Hal lainnya adalah faktor obat-obatan yang digunakan. Ia mengungkap, jika semakin baik obat yang digunakan, makan rasa nyeri juga akan semakin berkurang. Meski begitu, dr. Rizal mengatakan ini kembali lagi ke mental masing-masing pasien.
Pada faktor keempat ada ambang rangsang nyeri yang dimiliki setiap orang yang berbeda-beda. Sehingga, rasa nyeri antara operasi pascacaesar pertama dengan kedua dan seterusnya, memang tidak sama satu dengan yang lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.