Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Kaki biru salah satu gejala serangan jantung
Harianjogja.com, JAKARTA – Serangan jantung merupakan gangguan jantung serius ketika ototnya tidak mendapat aliran darah. Dalam dunia kedokteran, serangan jantung disebut juga sebagai infark miokard.
Serangan jantung terjadi karena terhambatnya alirah darah ke otot jantung. Tanpa darah yang cukup, jantung bisa menjadi rusak parah dan bahkan bisa mengancam jiwa.
Serangan jantung juga bisa menjadi gejala penyakit jantung koroner, di mana timbunan lemak menumpuk di arteri, membatasi jumlah darah yang mencapai jantung.
Siapa pun yang memiliki penyakit jantung memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung, oleh karena itu penting untuk memperhatikan tanda-tanda penyakit jantung koroner.
Anda mungkin dapat mengungkapkan risiko kondisi tersebut dengan memeriksa kulit Anda secara teratur.
Ada sejumlah tanda dan gejala yang tidak biasa yang harus diwaspadai, yang semuanya dapat mengindikasikan risiko serangan jantung, seperti dilansir dari Express, Kamis (29/7/2021).
Anda mungkin melihat kaki bagian bawah atau kaki Anda lebih bengkak dari biasanya, Florida Dermatology and Skin Cancer Centers (FLDSCC) memperingatkan.
Penyakit jantung dapat menyebabkan kelebihan cairan menumpuk di kaki, menyebabkan mereka menjadi bengkak.
Beberapa pasien mungkin juga muncul warna biru atau ungu di sepanjang kaki mereka. Ini disebabkan oleh arteri yang tersumbat karena kolesterol tinggi.
Pertumbuhan kulit seperti lilin dan lesi nyeri berwarna coklat/merah juga bisa menjadi tanda penyakit jantung.
Anda bahkan bisa berisiko mengalami kondisi ini jika Anda menemukan garis-garis merah atau ungu di kuku Anda.
Banyak kondisi jantung memiliki tanda-tanda yang muncul pada kulit dan kuku Anda.
Sementara itu, tanda-tanda serangan jantung yang paling umum termasuk nyeri dada yang parah, memiliki rasa sakit yang menjalar di lengan Anda, dan tiba-tiba merasa sangat pusing.
Tetapi Anda dapat menurunkan risiko serangan jantung dengan melakukan sedikit perubahan pola makan atau gaya hidup.
Makan makanan yang sehat dan seimbang akan menurunkan kemungkinan timbunan lemak di arteri Anda.
Jika Anda berpikir Anda, atau seseorang yang Anda kenal, mungkin mengalami serangan jantung, sangat penting bagi Anda untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.