Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Anak bermain bersama orangtua selama pandemi virus corona (Covid-19)./JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap siapa pun termasuk anak-anak. Pembatasan kegiatan masyarakat termasuk pembelajaran jarak jauh juga akan terus terus berlanjut apabila pandemi masih belum menunjukkan perkembangan baik.
Kebijakan protokol Kesehatan seperti menjaga jarak apabila sedang di luar rumah juga memaksa anak-anak untuk tetap memakai masker dan membatasi segala aktivitas.
“Melihat orang tua mereka stress, frustasi, dan kelelahan mental akibat dampak pandemic hanya menambah kekhawatiran dan ketakutan mereka,” kata Anna Josefina Cazquez-Genuino, Psikiater Anak dan Remaja di Makati Medical Centre, dikutip dari businessmirror.com pada, Sabtu (17/07/2021).
Anak-anak tidak seperti orang dewasa yang memiliki pengalaman dalam menghadapi stres. Mereka akan cenderung bertindak dengan menjadi rewel, kasar, terlalu pendiam atau sensitif.
“Hati-hati dengan tanda bahaya seperti insomnia, makan terlalu banyak atau terlalu sedikit, sakit dan nyeri tubuh, menyendiri selama berhari-hari, dan berpegang teguh pada orang tua yang meninggalkan rumah untuk bekerja atau tugas,” kata Dr. Anna.
Melansir businessmirror.com, berikut cara atau tips yang dapat dilakukan orang tua untuk mendukung Kesehatan mental anak-anak mereka selama pandemic Covid-19:
Saat ini, bukan waktunya untuk memarahi atau mengabaikan perasaan orang yang lebih muda dalam keluarga. Doronglah mereka untuk mengekspresikan diri dan meyakinkan mereka bahwa kita semua akan menghadapi pandemi bersama-sama. Anak-anak perlu pengakuan atas perasaan dirinya sendiri.
Pandemi telah memberikan kesempatan kepada keluarga untuk saling bercengkrama dan berkumpul sama. Mereka dapat menghabiskan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan menyenangkan. Misalnya dengan berbagi cerita, bermain game komputer atau papan, atau membuat pesta kecil, menonton film, dan aktivitas di luar ruangan.
Buatlah suasana rumah menjadi menyenangkan dengan bercerita mengenai animasi, permainan malam, atau permainan papan yang seru. Kemudian, ajarkan anak-anak bagaimana cara memasak, mencuci pakaian, mengembangkan minat mereka dalam merawat tanaman, atau mengatur ulang area belajar mereka.
Di masa pandemic seperti saat ini sangat penting untuk tetap sehat dan kuat melawan kuat. Misalnya dengan selalu memperhatikan konsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayuran serta kurangi junk food.
Apabila anak merasa sedih sampai berkeinginan untuk melukai diri sendiri, atau terlalu cemas hingga tidak ingin lagi melakukan aktivitas yang dinikmati sebelumnya, serta adanya perubahan tidur dan nafsu makan, Anda sebagai orang tua dapat mencari bantuan professional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Mendag Budi Santoso memastikan kewajiban DMO CPO tetap berlaku meski ekspor komoditas strategis nantinya dilakukan melalui PT DSI.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.