Sering Mengorok pada Orang Obesitas Bisa Jadi Tanda OSA
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Perempuan yang melahirkan bayi akan mengalami berbagai perubahan pada vagina mereka. Hal ini disebabkan oleh perubahan fisik maupun hormonal.
Dr Madhuri Burande Laha, konsultan dokter kandungan dan ginekolog, Motherhood Hospital, Kharadi menyatakan bahwa vagina bisa menahan tekanan.
Tapi butuh satu tahun untuk kembali ke keadaan sebelum melahirkan. Melansir dari Healthshots, Berikut beberapa perubahan vagina usai melahirkan, antara lain:
1. Terjadi Perdarahan
Setelah Anda melahirkan, akan ada pendarahan pascapersalinan hingga enam minggu. Anda akan mengalami pendarahan berwarna merah cerah selama 10 hari pertama. Anda mungkin juga melihat beberapa gumpalan kecil selama tiga hari pertama.
Namun Anda tak perlu panik karena pendarahan normal bagi tubuh untuk melepaskan jaringan ekstra dan darah dari rahim Anda. Pendarahan akan melambat setelah 10 hari dan akan terus mengalami pendarahan ringan atau bercak selama sekitar enam minggu. Kondisi ini terjadi setelah Anda melahirkan secara normal atau melalui operasi caesar.
2. Vagina bisa robek
Menurut dokter Laha, banyak perempuan mungkin mengalami robekan di sekitar lubang vagina. Tergantung pada tingkat keparahan robekan, vagina Anda mungkin juga terasa sakit selama beberapa minggu.
"Dalam beberapa kasus, bahkan diperlukan pembedahan untuk memperbaiki kerusakan pada vagina. Bahkan jika vagina tidak robek, perineum akan tetap memar,” saran Dr Laha.
3. Kram (kontraksi rahim)
Akan ada involusi karena Anda akan mengalami kram setelah rahim Anda kembali ke ukuran sebelum melahirkan. Bagi banyak ibu yang baru pertama kali melahirkan, Anda mungkin akan merasa sakit lebih ringan. Namun kram semakin hebat setelah kelahiran berikutnya.
4. Vagina Melebar
Usai melahirkan, vagina Anda mungkin semakin longgar dan cenderung berangsur-angsur kembali normal. Namun, dalam kasus bayi yang sangat besar atau jika Anda melahirkan lebih dari satu bayi, maka penyembuhan vagina akan lebih lama.
5. Vagina Kering
Saat Anda hamil, kadar hormon estrogen mengalir melalui tubuh. Kemudian, setelah Anda melahirkan, estrogen Anda turun yang dapat menyebabkan kekeringan pada vagina.
“Saat Anda menyusui bayi, menyusui menyebabkan kadar estrogen rendah yang bisa membuat vagina Anda kering. Vagina Anda akan kembali terhidrasi setelah Anda berhenti menyusui,” kata Dr Laha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebiasaan mengorok pada orang dengan obesitas perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan OSA dan meningkatkan risiko fibrilasi atrium.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.