Sabah FC Bungkam Bali United 2-1 di Dewata Challenge Series
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Masalah keuangan sering muncul dalam perjalanan hidup seseorang. Anggaran keuangan yang sudah direncanakan kerap kali gagal lantaran munculnya berbagai masalah dalam memakai atau alolasikan anggaran.
Perencana keuangan Finansialku Juan Mahir mengatakan bahwa paling tidak ada tiga hal yang selalu menjadi masalah anggaran belanja.
"Pertama adalah pemasukannya kecil. Kedua pengeluarannya terlalu besar. Ketiga terlalu besar cicilan," ucap Juan dalam webinar bersama Finansialku, Selasa (1/6/2021).
Ketiga masalah tersebut awam dialami siapa pun. Tetapi bukan berarti tidak bisa dibenahi. Juan membagikan tips untuk menyelesaikan masing-masing permasalahan. Mulai dari penghasilan yang terlalu kecil. Solusi terbaik tentu menambah penghasilan.
Baca juga: Wow, Bos BCA Sawer Rp50 Juta Saat Sri Mulyani Duet dengan Once Mekel
"Cari pemasukan aktif. Misalnya jualan makanan atau tambah pekerjaan. Misalnya punya kemampuan lain di luar pekerjaan utama. Seperti jago desain bisa menawarkan desainnya untuk proyek tertentu," kata Juan.
Jika sudah mendapat pemasukan tambahan, ia mengingatkan jangan langsung dipakai untuk berbelanja. Tetapi hatus buat penganggaran keuangan lagi.
"Kebanyakan setelah dapat pemasukan tambahan, karena merasa ada uang lebih, sehingga belanja tanpa menghitung anggaran belanja," ucapnya.
Baca juga: Triawan Munaf Ungkap Biodata Abdee Slank yang Terpilih Komisaris Telkom
Jika masalah keuangan terletak pada pengeluaran yang terlalu besar, maka peelu dicari tahu anggaran yang menyebabkan boros. Anggaran bocor tersebut bisa saja berada pada pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.
"Misalnya beli kebutuhan kopi harga terlalu mahal. Padahal ada jenis kopi yang harga lebih murah rasa beda tipis," ujar Juan.
Selain itu, gaya hidup sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial. Seperti mengurangi kebiasaan berhutang sangat membantu dalam menjaga pos keuangan tetap sesuai rencana.
Terakhir, terkait cicilan. Juan mengingatkan untuk tahu limit pembayaran cicilan bulanan yang mampu dilakukan. Meski satu benda mungkin terlihat sedikit cicilannya, tetapi jika kebiasaan kredit itu dilakukan untuk banyak barang, pada akhirnya juga akan butuh biaya besar.
"Kalau cicilan terlalu besar, lunasi pinjaman secepatnya. Jangan tambah pinjaman lagi kalau memang sudah terlalu besar. Selanjutnya jangan melunasi pinjaman dengan pinjaman. Apalagi dengan pinjaman online. Itu seperti gali lubang tutup lubang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap penyelundupan 23,793 kg emas senilai Rp63 miliar yang diduga dikirim ke Cina dan Dubai.
Rupiah hari ini diprediksi melemah ke Rp17.870-Rp17.920 per dolar AS. IHSG juga diperkirakan bergerak terbatas pada Jumat (14/8).
Barcelona dan PSG sepakat transfer Ferran Torres dengan nilai 48,5 juta euro. Torres akan dikontrak PSG hingga 2031.
Iran dikabarkan segera bergabung dengan New Development Bank milik BRICS di tengah tekanan sanksi dan konflik dengan AS serta Israel.
Cek 5 desil prioritas bansos PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000 lewat HP dengan NIK melalui situs resmi Kemensos.