Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Mutasi virus corona B117/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah sudah memberlakukan larangan mudik 2021 sejak kemarin, Kamis (6/5/2021). Tetapi, larangan mudik tidak berlaku untuk 8 daerah aglomerasi. Meskipun disebut sebagai mudik lokal, tapi tetap saja harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.
Dengan diperbolehkannya mudik lokal di 8 daerah aglomerasi ini, membuat potensi silaturahmi antar keluarga di hari raya Idulfitri akan meningkat.
Terlebih saat ini pandemi masih menghantui masyarakat. Berikut, tips tips yang harus kalian ketahui dan perhatikan jika ada sanak keluarga bersilaturahmi kerumah saat hari raya, mengutip dari Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com
1. Ketahui situasi kesehatan tamu
Sebelum hari raya datang, alangkah baiknya kalian mencari informasi mengenai kerabat atau sanak keluarga kalian yang kemungkinan akan bertamu kerumah. Salah satu caranya dengan bertanya apakah kerabat tersebut memiliki riwayat perjalanan jauh beberapa hari kebelakang. Setelahnya tanyakan kesehatan dari kerabat tersebut apakah memiliki riwayat demam dan batuk beberapa hari kebelakang.
Memang, hal ini terasa kurang sopan, namun usaha ini harus dilakukan untuk mengetahui apakak kerabat dan sanak keluarga yang ingin bersilaturahmi berada dalam kondisi yang sehat.
2. Batasi kerabat yang ingin bersilaturahmi setiap harinya
Jika dihitung, libur lebaran dimulai dari tanggal 12 Mei – 16 Mei 2021, berarti ada sekitar 5 hari libur yang kemungkinan besar digunakan oleh kerabat atau sanak keluarga untuk bersilaturahmi dengan kalian.
Untuk mengurangi kemungkinan besar penyebaran virus Covid-19 saat hari raya, alangkah baiknya jika kalian membatasi keluarga atau kerabat yang ingin datang setiap harinya. Kalian harus tegas dalam hal ini, contohnya dengan membatasi hanya boleh 5 keluarga saja yang bersilaturahmi di hari tertentu dengan waktu yang berbeda beda.
3. Bersihkan rumah setelah menerima tamu
Dengan adanya keluarga atau kerabat yang bersilaturahmi, membuat rumah kita akan dimasuki orang lain selain keluarga kita sendiri. Hal ini berkemungkinan besar akan membawa kuman dan virus dari luar kedalam rumah kita. Maka dari itu, setelah kalian menerima tamu alangkah baiknya langsung membersihkan rumah dengan menyemprotkan disenfektan ke beberapa sudut rumah.
4. Tetap patuhi protokol kesehatan
Sediakan alat pencuci tangan didepan rumah kalian dan juga sabun untuk mencegah kuman dan virus tertempel di telapak tangan tamu yang datang. Pastikan tamu memakai masker ketika bersilaturahmi dengan kita. Terakhir jaga jarak aman dengan tamu yang berkunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
PT Epson Indonesia mendorong implementasi Smart Classroom di sekolah-sekolah Yogyakarta melalui integrasi AI dan teknologi interaktif.
Wamendikdasmen Fajar Riza melakukan groundbreaking TK Aisyiyah Pembina Unit 2 di Bantul sebagai komitmen pemerataan akses pendidikan.
PSS Sleman dirumorkan merekrut Christophe Nduwarugira. Bek Timnas Burundi dengan 48 caps dan pengalaman di Liga Portugal ini berpotensi memperkuat lini pertahan
Polri menegaskan Bhabinkamtibmas tidak berwenang memungut maupun memeriksa pajak masyarakat dalam pengawasan wajib pajak.
Mahasiswa Aliansi Cipayung Bantul mendesak transparansi penanganan kasus Febri Adriansyah dan pengesahan RUU Perampasan Aset.