17 Ton Baju Bekas Jadi Sumber Cuan Nasabah Mekaar Pemilik Laundry
PNM mengelola 17 ton pakaian bekas menjadi peluang ekonomi baru bagi nasabah Mekaar lewat program RE3 FOR-E.
Yusuf Mansur. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah video tentang penganti salah alamat viral di media sosial. Cerita ini rupanya menarik perhatian Ustadz Yusuf Mansur. Dai ini pun mengunggah video tersebut dan mengaku pernah mengalami hal serupa, yakni salah alamat saat hendak mengisi acara ceramah.
"Izin Allah. Salah alamat, hehehe. Katanya akibat aplikasi shareloc, rombongan keluarga pengantin dari Pemalang, salah rumah di Pakis Magelang. Dimana di desa tersebut memang ada dua rumah yang sama sama menunggu kedatangan rombongan keluarga pengantin pria," kata UYM seperti dikutip dari postingan akun instagramnya @yusufmansurnew, Selasa (6/4/2021).
Pendiri Pondok Pesantren Darul Qur\'an ini melanjutkan, uniknya kesalahan tersebut diketahui setelah barang-barang seserahan diserahterimakan.
"Uniknya, kesalahan rumah ini baru diketahui setelah barang-barang seserahan diserahterimakan kepada tuan rumah, jadi sedekah, hehehe," lanjutnya.
Ayah dari Wirda Mansur ini juga sempat menceritakan pengalamannya salah alamat karena aplilasi shareloc.
"Saya ya pernah salah alamat ceramah. Ndilalah ya emang di masjid yg saya salah alamat, ya sdg acara dan nunggu penceramah. Hehehe. Ampun dah. Pernah bbrp kali, hahaha, met shalawat yaa," katanya.
Sontak, postingan reupload UYM tersebut dibanjiri komentar lucu dari netizen.
"Doain saya ustadz, jodoh saya gak nyasar," tulis akun @nmusyri**30.
"Lah pengantene ora tau nang omaheh po pieeeeeee," tulis akun @rajib***.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Unggah Video Rombongan Penganten Salah Alamat, Ustadz Yusuf Mansur: Saya Ya Pernah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
PNM mengelola 17 ton pakaian bekas menjadi peluang ekonomi baru bagi nasabah Mekaar lewat program RE3 FOR-E.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.