45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Shandy Aulia. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Baru-baru ini nama artis Shandy Aulia terseret dalam pergunjingan warganet soal artis berinisial SA yang meminta endorse dan berutang barang pada penjual produk.
Unggahan terbaru Shandy Aulia di Instagram, Rabu (31/3/2021) ramai komentar warganet soal dugaan artis SA yang dialamatkan pada bintang film Eiffel I\'m In Love tersebut.
"Masa gratisan mam? Memang benar?" tanya akun @aideedaarea.
"SA ini Shandy Aulia ya? Coba atuh online shopper di embrace. Buktikan kalau pundi-pundi SA banyak. Jadi kemarin yang dibayar-bayar coba, Alo Yoga, rumah sakit diklarifikasi dengan bukti transferan," komtar akun @ziggzagg234.
"Aduh malu-maluin banget sih ni artis. Ternyata orang kaya bohongan. Biar tekor asal kesohor," timpal akun @na.dira172.
Baca juga: Cegah Penuaan dengan Makanan
Sementara warganet lain masih tidak percaya kalau artis yang bermasalah dengan uang ini adalah Shandy Aulia.
"Saya tim yang masih nggak percaya mbak Shandy seperti itu. Pasti ada kekeliruan atau misskom. Kalaupun benar, jujur sebagai penjual saya sedih. Masa ada artis dengan \'nama besar\' bisa-bisanya terkena kasus begini," sahut akun @beautybooster.21.
"Mom Shandy, klarifikasi dong. Masa beritanya saingan sama Nissa Sabyan yang nggak mau klarifikasi. Benar nggak sih berita itu," tanya akun @shytia93.
Shandy Aulia tak menggubris sederet komentar warganet. Ibu satu anak ini fokus menghabiskan waktu bersama keluarga di Bali.
Terseretnya nama Shandy Aulia bermula dari postingan Karina Widjaja. Pengusaha ini memberikan inisial artis SA yang pernah bermasalah soal uang dengannya.
"Guys yang tanya SA siapa, aku nggak akan jawab ya. Karena dia sudah bayar ke aku kemarin setelah aku tagih-tagih," tulis Karina Widjaja di Insta Story, Rabu (31/3/2021).
Karin Widjaja juga meminta pengusaha lain waspada terhadap artis tersebut apabila mengirim pesan dan tertarik dengan produk yang dijual.
"Aku bukan mau jelekin dia, kasihan karena punya baby. Intention aku agar yang punya usaha waspada kalau ada artis inisial SA nyelip di DM kalian," imbuhnya.
Baca juga: Alergi Susu Sapi Bisa Berdampak Serius pada Anak
Di Insta Storynya, Karin Widjaja mengunggah beberapa curhat orang-orang yang ditulisnya sebagai korban.
Salah satu kasusnya adalah potongan setengah harga dari Rp 80 juta untuk barang yang diendorse. Namun pelunasannya baru dilakukan setelah ditagih berulang kali.
"Alasannya pakai PT, bilang sudah transfer tapi saat dicek nggak ada transferan masuk. Sampai dua bulan baru dia lunasi," kata si korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.