Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Invalid, Antrean Haji 14 Tahun
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Innate Immunity atau imunitas non-spesifik dinilai penting dalam perlindungan kulit selama pandemi COVID-19. Innate Immunity di antaranya pertahanan fisik atau mekanik, seperti kulit, selaput lendir, silia saluran napas, batuk, dan bersin yang merupakan garis pertahanan terdepan terhadap mikroorganisme. Perlindungan kulit dinilai dapat mencegah bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh.
“Pertahanan kulit yang penting adalah kulit sebagai pelindung. Keutuhan kulit sangat penting untuk mencegah mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, dan jamur yang masuk ke tubuh melalui kulit,” kata Dokter Michael Reo yang juga Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria, Selasa (2/3/2021).
Oleh karena itu menjaga keutuhan kulit sebagai organ terbesar pada manusia menjadi sangat krusial. Selain itu, pertahanan sel juga termasuk dalam imunitas non-spesik yang diperankan oleh Sel Makrofag, sel pembunuh alami yang bermanfaat melawan mikroorganisme seperti bakteri dan virus yang masuk dalam tubuh.
BACA JUGA : Kucala & Atrium Gelar Edukasi Cantik Tak Harus Mahal
"Kulit merupakan salah satu organ utama pelindung tubuh kita yang harus selalu dijaga kondisinya?" katanya.
Ia menambahkan vitamin E merupakan salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Banyak manfaat vitamin E yang sudah terbukti, di antaranya menjaga kelembapan kulit dan berfungsi sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.
Dalam berbagai penelitian, kadar vitamin E (alpha-tocopherol) terutama di setiap lapisan kulit akan berkurang setiap hari karena terpapar oleh radikal bebas seperti sinar matahari, polusi, debu, AC, dan lain-lain. Kombinasi suplemen vitamin E dalam bentuk siap minum dan vitamin E melalui dioles, sejenis cream telah terbukti selama lebih dari 50 tahun dapat menjaga serta merawat ketahanan kulit yang optimal.
"Banyak sekali ditemukan berbagai merek dan jenis vitamin E, dan seringkali kita masih asing dengan apa yang tertera pada kemasan, sehingga belum tepat dalam memilih dosis yang seharusnya," katanya.
Vitamin E dengan dosis 100 IU (International Units) direkomendasikan untuk mereka yang memiliki masalah kulit seperti kulit kusam, berjerawat yang biasanya dialami pada usia di bawah 25 tahun. Sedangkan bagi yang memiliki kulit yang mudah kering, dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin E dengan dosis 300 IU per-harinya. Kondisi kulit seperti ini biasanya dialami pada usia di atas 25 tahun.
BACA JUGA : Ini Cara Bikin Kulit Glowing dan Sehat
Menurutnya bagi yang mempunyai gaya hidup aktif di luar ruangan, misalnya bersepeda ataupun berlari dan jogging, yang akhir-akhir ini menjadi olah raga pilihan masyarakat, asupan vitamin E dengan dosis 300 IU per-hari juga sangat tepat untuk dikonsumsi.
"Dosis yang direkomendasikan tersebut masih berada dalam batas dosis maksimal vitamin E per-hari, yaitu 400 IU per-hari yang ditetapkan BBPOM sehingga dipastikan aman untuk penggunaan jangka panjang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.