Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Wiski/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebotol wiski malt Glen Grant berusia 72 tahun dari Skotlandia yang dijual dengan harga lebih dari US$54.000 atau setara Rp783 juta dalam sebuah lelang di Hong Kong.
Ini untuk pertama kalinya wiski Glen Grant tahun 1948, oleh produsen independen Gordon & MacPhail, ditawarkan dalam sebuah lelang. Dilelang oleh Bonhams, itu adalah nomor 88 dari 290 botol yang dibotolkan oleh perusahaan.
Dalam lelang itu, wiski tersebut berhasil dijual dengan harga 421.600 dolar Hong Kong (US$54.300). Semula, harga wiski itu diperkirakan terjual dengan harga 300.000 hingga 380.000 dolar Hong Kong (US$38.000 hingga US$49.000).
Wiski ini hadir dalam botol kristal Dartington dengan kotak presentasi kenari hitam Amerika dan merupakan yang tertua dari penyulingan Glen Grant.
Sesuai laporan tersebut, dibandingkan dengan komoditas investasi lainnya, wiski yang dapat dikoleksi telah berhasil dengan baik dalam 10 tahun terakhir dengan kenaikan harga empat kali lipat.
Selain itu, wiski lain yang ditampilkan dalam lelang hari Jumat termasuk wiski Hibiki berusia 35 tahun dari Jepang dalam botol keramik Kutani yang dijual seharga 372.000 dolar Hong Kong (US$48.000).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.