Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Aldi Taher/Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Gara-gara mengaku percaya diri masuk syurga, artis Aldi Taher dicaci warganet.
Pesinetron Aldi Taher lagi-lagi membuat heboh media sosial. Kali ini, pernyataannya tentang kepercayaan diri masuk menuai kritik para netizen.
Dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, Aldi tampak memegang Al Quran di bandara.
"Insya Allah kita dalam lindungan Allah jangan lupa baca Alquran," kata Aldi Taher mengawali.
Kemudian, mantan suami Dewi Perssik ini mengibaratkan masuk surga seperti lulus sekolah. Dimana, setiap orang harus rajin membaca dan belajar lebih dulu agar bisa lulus.
"Kenapa harus baca Alquran, sekolah SD, SMP, SMA, kuliah itu harus belajar buku pelajaran supaya insya Allah lulus ujian. Dengan belajar kita baca insya Allah kita pede lulus ujian," ujar Aldi Taher.
"Nah seperti kita baca Alquran, insya Allah pede masuk surga-nya Allah," katanya.
Dalam captionnya, dia juga menyertakan tulisan ayat yang dibacanya.
"Insya Allah pede masuk surga - AL HIJR 16-31," kata Aldi Taher.
Postingan itu langsung dibanjiri komentar netizen. Mereka mengkritik keras pernyataan Aldi Taher soal masuk surga.
"Ulama dan Habib Ali aja merasa kurang dengan amalannya untuk masuk syurga. Ini calon presiden yang join vtube udah pede masuk syurga," ujar @helpluthfi di kolom komentar.
"Orang paling sombong adalah orang yang merasa pantas masuk surga karena amalannya," imbuh @air_biru45.
"Bacaannya belum bener. Belum layak disebut ustaz," timpal @infojabarjuara.
"Udah nyobain di ruqyah belum tad... kali aja bisa bikin normal lagi," sambung @blitzkrieq123.
Aldi Taher memang menuai sorotan setelah rutin membagikan video saat baca Al-Quran di Instagram. Dia pernah dikritik ketika mengatakan dirinya ustaz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.