Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
tangkapan layar komentar budayawan Sudjiwo Tejo tentang masker transparan.
Harianjogja.com, JOGJA- Di masa pandemi Covid-19, warga diharuskan memakai masker terutama saat keluar rumah. Untuk tujuan mencegah penularan, warga disarankan memakai masker kain.
Memakai masker akan menutup setengah wajah di bagian bawah, yaitu hidung dan mulut. Tentu saja, memakai masker akan menyebabkan wajah tidak terlihat sepenuhnya.
Sebuah produsen masker di Tanah Air membuat inovasi berupa masker transparan. Mereka menamakan Now You See dengan salah satu produknya adalah masker transparan, berbahan thermo plastic. Konsep transparan salah satunya ditujukan agar rupa wajah pemakainya tetap terlihat.
Salah satu tagline produk ini adalah "Sekarang Cantiknya Bisa Keliatan". Tampak salah salah satu foto produk masker tersebut menampilkan masker transparan yang dipakai seorang perempuan yang sedang tersenyum, sehingga senyumnya terlihat.
Namun, rupanya masker transparan ini menggelitik warganet. Hal ini tampak saat poster iklan masker tersebut diunggah oleh budayawan Sudjiwo Tejo. Dalam akun twitternya @sudjiwotejo, ia mempertanyakan konsep cantik yang harus memperlihatkan senyum melalui masker yang transparan.
"Sampai harus diperlihatkan transparan gini?" tanya Sudjiwo Tejo saat mengunggah ulang foto iklan masker transparan tersebut, Senin (11/1/2021).
Sampai harus diperlihatkan transparan gini? FYI: Lelaki sejati ud tahu perempuan itu cantik/tidak hanya dari mata dan keningnya .. bahkan cuma dari bunyi highheel-nya... entah kalau lelaki abal2 https://t.co/uQxpHH578Z
— Jack Separo Gendeng (@sudjiwotedjo) January 11, 2021
Ia juga menambahkan pendapat bahwa seorang pria sejati bisa mengetahui perempuan cantik atau tidak melalui bunyi sepatunya.
"FYI: Lelaki sejati ud tahu perempuan itu cantik/tidak hanya dari mata dan keningnya .. bahkan cuma dari bunyi highheel-nya... entah kalau lelaki abal2," tambah Sudjiwo.
Selanjutnya, ia mengumpamakan masker itu berwarna hitam tidak transparan. Menurutnya, masker itu tidak mengurangi kecantikan pemakainya.
Bahkan menurutnya, dengan memakai masker tidak transparan, kecantikannya lebih imajinatif.
"Coba lihat ini... pakai masker transparan atau tidak tetap tampak cantik. Bahkan dgn masker tidak transparan, kecantikannya lebih imajinatif... iya kan ?" tulisnya.
Coba lihat ini... pakai masker transparan atau tidak tetap tampak cantik. Bahkan dgn masker tidak transparan, kecantikannya lebih imajinatif... iya kan ? pic.twitter.com/l2qHhrp6Kg
— Jack Separo Gendeng (@sudjiwotedjo) January 11, 2021
Pendapat itu didukung oleh sejumlah warganet.
"Kadang memang gitu mbah. Kecantikan, dengan senyum yang tersembunyi, tatapan mata sudah cukup," tulis @koasnonmedis.
"Cantik nya lebih misterius mbah," tambah @yogirafi.
Ada pula warganet yang mengungkapkan masker transparan akan membuat mereka tidak nyaman.
"Nek transparan ngono malah ra nyaman... Kelihatan percikan idu ne mbah [Kalau transparan begitu malah tidak nyaman, Kelihatan percikan ludahnya, Mbah]," tulis akun @oneiwan.
Warganet lain menambahkan. "Nah, aku meh ngomong ngono mas. Nek pas wahing pora langsung ngembun kui [Nah aku mau ngomong begitu Mas. Kalau bersin apa tidak langsung berembun itu]," tulis akun @tq_gayuh.
Meski demikian, seorang warganet mengungkap masker transparan ini bisa berguna untuk tunarungu.
"Masker tsb berguna untuk orang tunarungu, karena selain komunikasi dengan tangan, tunarungu juga memperhatikan gerak bibir supaya lebih memahami apa yg disampaikan," tulis @hedy__.
Nah, kalau kamu, bagaimana pendapatmu tentang masker transparan ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Daftar lokasi Salat Iduladha 1447 H Muhammadiyah DIY tersebar di ribuan titik. Cek sebagian lokasi di Bantul, Sleman, dan Jogja.
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.749 per dolar AS. Simak penyebab, sentimen global, dan proyeksi pergerakan kurs terbaru.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.