Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Embrio beku yang disimpan selama puluhan tahun bisa menghasilkan seorang bayi yang lahir dengan selamat.
Sepasang suami istri di Tennessee, Amerika Serikat, sekali lagi memecahkan rekor setelah melahirkan seorang bayi dari embrio beku yang sudah disimpan selama 27 tahun.
Menyadur NBC News, Kamis (3/12/2020) Tina dan Ben Gibson menggunakan proses yang disebut adopsi embrio, yang memungkinkan orang tua menerima embrio dari sumbangan, kata mereka kepada NBC News pada hari Rabu.
Bayi yang mereka lahirkan dari embrio tersebut diberi nama Molly. Ia adalah keberhasilan adopsi embrio kedua pasangan tersebut yang didapat dari Pusat Donasi Embrio Nasional.
Sebelumnya Tina dan Ben sudah melahirkan bayi yang juga dari embrio beku bernama Emma, lahir pada 2017 dari embrio berusia 24 tahun.
Meskipun itu bukan jalan yang dia harapkan ketika ingin memulai sebuah keluarga, Tina Gibson mengatakan bahwa menjadi ibu bagi kedua putrinya adalah sebuah keajaiban.
"Saya sangat takut untuk membuka hati saya terhadap potensi kehamilan," kata Tina Gibson. "Saya sangat takut itu tidak akan berhasil. Dan kemudian itu akan direnggut dariku lagi."
Tina juga mengatakan bahwa pengalaman membuatnya lebih bersyukur kepada anak-anaknya.
Staf klinik sangat senang dengan atas keyakinan keluarga Gibsons, Presiden Pusat Donasi Embrio Nasional Dr Jeffrey Keenan juga ikut mengapresiasinya.
"Adopsi embrio adalah pilihan yang fantastis untuk begitu banyak pasangan," buka Dr Kennan.
"Ini adalah pilihan yang sangat sukses dan sangat hemat biaya, dan kadang-kadang itu satu-satunya pilihan bagi pasangan di mana ibu dapat benar-benar hamil dan melahirkan anak." sambungnya.
Pusat Donasi tersebut mengkhususkan diri dalam menyelamatkan embrio agar tidak hancur dengan mengizinkan keluarga untuk menyumbangkan sel telur yang telah dibuahi kepada orang lain yang mungkin tidak dapat menghasilkan embrio yang sehat.
Embrio Molly dibekukan pada tahun 1992 adalah embrio tertua, dengan usia 27 tahun, yang diketahui berhasil hingga melahirkan seorang bayi, menurut Perpustakaan Medis Universitas Tennessee Preston.
Dr Keenan menjelaskan bahwa kemungkinan tidak ada batas waktu yang nyata mengenai berapa lama embrio beku dapat bertahan hidup.
Dr Keenan merujuk pada fakta bahwa Molly lahir dari embrio tua, dibekukan dengan teknologi yang kurang dapat diandalkan dibandingkan yang tersedia sekarang.
"Kami mengharapkan kelangsungan hidup yang lebih besar, dan kami berharap ini akan menjadi cerita yang relatif umum, 27 tahun dari sekarang," ujar Dr Keenan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Apple sedang mengembangkan Apple Reference Image, fitur yang bisa membuktikan sebuah foto benar-benar diambil dari kamera iPhone, bukan hasil AI. Begini cara ke
NEC Nijmegen dan Bodo/Glimt lolos ke play-off Liga Champions 2026-2027 via drama extra time. Simak hasil lengkap kualifikasi ronde ketiga dan drawing play-off d
Microsoft mengungkap ransomware baru bernama StormEncryptor yang digunakan kelompok peretas China Storm-1175. Serangan memanfaatkan celah keamanan yang belum di
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 240 poin, tapi tak peduli gelar juara. Ia fokus ke pengembangan motor dan kemenangan. Simak pernyataan lengkap
Lazio resmi putus kontrak sponsor Rp360 miliar dengan Polymarket setelah platform dinyatakan ilegal di Italia. Klub tetap terima pembayaran penuh musim ini, tap