Bibit Siklon 94W Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan
BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia pada 3-6 Agustus 2026.
Tata cara memakai masker baik dan benar/ Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan tips penerapan 3M dan menghindari 3K untuk mencegah anak tertular Covid-19. 3M adalah memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak, sementara 3K adalah menghindari kontak dekat, kerumunan padat, serta kamar atau ruang tertutup.
Dia mengatakan bahwa anak adalah peniru ulung. Oleh karena itu, para orang tua dan anggota keluarga lain di rumah harus memberikan contoh melalui praktik penerapan protokol kesehatan sehingga anak dapat mengikutinya.
Baca juga: Ilmuwan Kembangkan Semprotan Hidung Anti Covid-19
"Ingat 3M, hindari 3K. Ini harus diulang-ulang setiap hari," kata Dokter Spesialis Anak dr. Yogi Prawira dari IDAI dalam konferensi pers virtual Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Jumat (20/11/2020).
Penerapan protokol kesehatan yang dimaksud, kata dia, harus disesuaikan caranya sehingga anak tidak enggan untuk melakukannya. Contohnya, orang tua memberikan contoh kepada anak tentang cara mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik.
Praktik mencuci tangan dengan sabun, kata dia, tampaknya sudah mulai jarang dilakukan oleh masyarakat, terlebih oleh anak-anak. Oleh karena itu, Yogi menyarankan kepada para orang tua agar mengajari anak cara mencuci tangan dengan sabun sambil bernyanyi.
Tujuannya mengajari anak mencuci tangan sambil bernyanyi adalah agar anak tidak bosan ketika harus mencuci tangan selama 20 detik.
"Jadi 20 detik itu kira-kira nyanyi panjang umurnya dua kali, diulang. Itu sudah 20 detik," katanya.
Kemudian, selain mencuci tangan dengan sabun, anak-anak juga harus diajari cara menggunakan masker dengan cara yang benar, yaitu dengan menutup bagian hidung dan mulut, dan tidak menyentuh bagian depan masker karena sisi depan adalah sisi yang kotor. Melepasnya pun harus dari bagian samping.
Selanjutnya, protokol yang terakhir adalah dengan menjaga jarak sekitar 1,8 meter. Ketiga protokol tersebut harus dicontohkan secara berulang-ulang, sehingga anak bisa terbiasa dengan praktik tersebut.
Sementara itu, selain menerapkan protokol 3M, anak juga perlu diberi pemahaman tentang perlunya menghindari 3K, yaitu untuk tidak menutup ruangan kamar karena virus SARS-CoV-2 akan bertahan lama di dalam ruangan tertutup.
Baca juga: Gara-Gara WFH Selama Pandemi Covid-19, Banyak Karyawan Enggan Kembali ‘Ngantor’
Berikutnya adalah dengan menghindari kerumunan dan K terakhir adalah dengan menghindari kontak erat.
"Kalau kita berhadap-hadapan dengan jarak kurang dari 1 meter selama lebih dari 15 menit, artinya ada komunikasi intens. Kalau seperti itu, upayakan daring. Kalau mau ketemu hadap-hadapan jangan lama-lama. Usahakan kurang dari 15 menit," demikian kata dr. Yogi Prawira.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia pada 3-6 Agustus 2026.
Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya sebagai Elvis Presley. Unggahan itu memicu kritik dari penggemar musik dan warganet.
Timnas Indonesia kalah telak 0-3 dari Vietnam di Grup A Piala AFF 2026. Meski unggul penguasaan bola, Garuda kalah efektif dan peluang ke semifinal makin berat.
Pasar saham AS bergejolak setelah laporan emiten teknologi dan sinyal The Fed. Microsoft melonjak, Apple dan Meta justru tertekan.
Produksi salak Sleman Semester I 2026 turun 4,81% menjadi 200.531,77 kuintal. Lahan berkurang dan tanaman tua jadi penyebab utama.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.