Komdigi Panggil YouTube usai Temukan Konten Vape Libatkan Anak
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
Fenomena alam di Banyuwangi/Instagram @banyuwangi_hitss
Harianjogja.com, BANYUWANGI - Baru-baru ini, jagad media sosial digegerkan dengan fenomena alam cahaya matahari yang membelah awan terjadi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Video itu viral.
Fenomena ini membentuk cahaya menarik seolah-olah ada jembatan di atas langit. Hal ini membuat sejumlah warga Banyuwangi mengabadikan fenomena indah yang terjadi pada Kamis sore 19 November 2020.
Dokumentasi fenomena alam tersebut pun viral beredar di media sosial. Di akun instagram @banyuwangi_hitss, video fenomena alam tersebut diunggah pada Kamis malam.
Baca juga: Garin Nugroho hingga Peter Carey Diganjar Anugerah Kebudayaan DIY 2020
"Senja cheekkk, ::, senja sore iki cantik tenan yo lur," tulis akun pada unggahannya.
Unggahan video tersebut pun ditanggapi oleh warganet. Sejumlah warganet membubuhkan komentar keindahan fenomena alam tersebut. Namun ada juga yang bertanya – tanya apa yang akan terjadi dibalik fenomena tersebut.
Terpisah Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto menyatakan fenomena alam yang direkam dan viral di media sosial itu merupakan fenomena alam biasa.
“Nggak ada yang berbahaya, itu fenomena alam biasa. Itu cuma (cahaya) matahari dari celan-celah awan,” ucap Teguh saat dihubungi melalui pesan singkatnya Okezone, pada Kamis malam.
Baca juga: Ini Tahapan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
Ia meminta masyarakat untuk tidak mengaitkan adanya fenomena bencana alam. Mengingat video yang viral tersebut hanyalah fenomena alam biasa yang terjadi.
“Itu biasa terjadi, tapi tidak setiap sore,” tutupnya.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Viral Cahaya Matahari Tembus Awan di Banyuwangi, Ini Penjelasan BMKG"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.