Krisna Septiana Lolos Final Asian Games 2026, Ini Sistem Kualifikasi Kano Slalom
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Tompi di Prambanan Jazz 2020, Sabtu (31/10/2020). /ANTARA
Harianjogja.com, SLEMAN - Prambanan Jazz 2020 digelar pada Sabtu (31/10/2020). Salah satu penyanyi yang tampil, Tompi, mengenang sang sahabat, mendiang Glenn Fredly lewat lagu "Rame Rame".
Awalnya ia sempat bimbang memilih lagu Glenn mana yang akan dibawakan sebagai bentuk penghargaan bagi rekannya di Trio Lestari. Sempat mempertimbangkan "Sabda Rindu", tapi dia memilih lagu bernuansa Ambon yang lekat dengan sosok Glenn.
"Untuk Glenn," ucap Tompi seusai menyanyikan "Rame Rame".
Baca juga: Hari Kedua, Prambanan Jazz Hadirkan 2 Jagoan Jogja
Malam ini, Tompi meramaikan malam di Prambanan dengan menyanyikan "Selalu Denganmu", lagu Sulawesi Utara "Si Patokaan", "Nurlela", "Romansa" dan "Menghujam Jantungku".
Tompi dan Tulus menjadi dua bintang tamu terakhir yang menutup hari pertama Prambanan Jazz 2020, Sabtu.
Pertunjukan ini berkonsep hibrida, para musisi tampil langsung di panggung berlatarbelakang kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, sementara penonton menyaksikan secara virtual dari tempat mereka masing-masing.
Pertunjukan virtual adalah alternatif yang muncul di tengah pandemi COVID-19 di mana pembatasan jarak betul-betul diperhatikan untuk menekan risiko penyebaran virus corona.
Baca juga: Tinggal di Turki, Cinta Penelope Ungkap Kondisinya Saat Terjadi Gempa Dahsyat
"Rasanya (pertunjukan virtual) kayak perkawinan ketiga, menyenangkan tapi ada yang kurang," gurau Tompi sebelum naik ke atas panggung.
Ketiadaan interaksi langsung dengan penonton, tak ada gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai pencinta musik, membuat pertunjukan musik di tengah pandemi terasa kurang menggigit.
Dere dari label rekaman musik dan manajemen TigaDuaSatu yang Tulus dirikan, menjadi pembuka dari penampilan Tulus yang jadi pamungkas Prambanan Jazz 2020 hari pertama.
"Gajah", "Jangan Cintai Aku Apa Adanya", "Ruang Sendiri", "Monokrom" "Labirin", "Tukar Jiwa" dinyanyikan Tulus, mengakhiri Prambanan Jazz 2020.
Tulus, yang tampil terpisah bukan di panggung Prambanan, mengaku tidak sabar bisa manggung seperti dulu tanpa ada pembatasan jarak, sehingga bisa berinteraksi langsung dengan penonton.
Besok, Prambanan Jazz 2020 akan menghadirkan Admesh, Ardhito Pramono, The EveryDay Band, Nadin Amizah, Pamungkas, Sinten Remen dan Yura Yunita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.