KPK Periksa Bos Tempo Scan Group Terkait Dugaan Pemberian di Imipas
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Wulan Guritno./Suara.com-Ismail
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini, artis Wulan Guritno merasa jadi lebih disiplin dari biasanya sejak hobi bersepeda. Salah satunya, disiplin soal waktu.
Perempuan kelahiran 14 April 1981 ini menceritakan pengalamannya yang suka kembali tidur bahkan melewatkan salat subuh.
"Biasanya aku kalau habis salat subuh itu akan tidur lagi. Kadang-kadang sejujurnya suka kelewat," kata Wulan Guritno saat konferensi pers vitual Bike For Hope, Selasa (20/10/2020).
Kini, semenjak rutin bersepeda dia selalu bangun subuh tepat waktu tanpa dibangunkan oleh orang rumah.
"Tapi dengan aku latihan bersepeda ini otomatis tanpa dibangunin mbak, suami, anak, atau siapapun, aku sudah bangun jam 4.30 WIB teng, bagun," ungkap bintang film I am Hope ini.
Karena terbiasanya bangun subuh untuk bersepeda, Wulan Guritno tak bisa lagi kembali tidur setelah melangsungkan salat subuh.
"Sampai kadang-kadang hari ini nggak mau sepeda, mau tidur lagi, mau bangun siang, nggak bisa, badannya sudah meminta," imbuhnya.
"Jadi aku belajar disiplin, tepat waktu, banyak banget yang aku belajar," tutur Wulan Guritno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.