Pertama Sejak Maduro Ditangkap, Trump Bertemu Delcy Rodriguez
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Nikita Mirzani. /Suara.com-Yuliani
Harianjogja.com, JAKARTA - Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan netizen setelah membuat konten yang disampaikan melalui media sosial. Kali ini, topik yang diangkat Nikita tentang dasar negara Indonesia: Pancasila.
Postingan berisi makna-makna lambang dalam Pancasila yang diunggah Nikita ke media sosial barangkali dimaksudkan supaya semua warga negara Indonesia menyadari kembali landasan ideologi bangsa."Buat yang lupa Pancasila," katanya.
Topik tersebut menjadi perbincangan netizen. Perbincangan tak melulu soal Pancasila, tetapi sejumlah netizen menyinggung-nyinggung isu yang lain. Misalnya, menyinggung soal pengesahan undang-undang sapu jagat, omnibus law UU Cipta Kerja, kemudian soal keberadaan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Selain Tepat Pemakaian, Nakes Juga Harus Tepat dalam Melepaskan APD
Beberapa netizen menganggap ungahan Nikita tersebut sebagai kritik. Lain lagi sejumlah netizen yang mengungkapkan harapannya agar Nikita menjadi penyambung aspirasi.
"Semoga nyai bisa menjadi penyambung suara rakyat. Karena apalah kita yang bukan siapa-siapa yang ketika berpendapat tentu tidak akan didengar," kata salah satu netizen.
Bukan kali ini saja Nikita mengangkat isu politik di media sosial dan berhasil memancing berbagai komentar. Di antaranya yang menjadi heboh, dia mengkritik pimpinan DPR yang mematikan mikrofon ketika anggota Fraksi Demokrat interupsi di tengah rapat paripurna pengesahan UU Cipta Kerja.
Baca Juga: Ini Tips Perkuat Imunitas di Masa Pandemi
Melalui Instagram story, Rabu (7/10/2020), Nikita mempertanyakan kepada pimpinan rapat paripurna mematikan mikrofone. "Kenapa Ibu Puan Maharani matiin mikrofonnya? Kurang fair ketika orang sedang menyuarakan suaranya, tapi tidak bisa didengar."
Nikita mengingatkan negara ini dibangun atas dasar Pancasila. "Masih inget nggak Pancasila dari satu sampai kelima?"
Konten tersebut membuat Nikita tersandung masalah. Gema Puan Maharani Indonesia akan menempuh jalur hukum kalau Nikita tak mau minta maaf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.