Pajar Ariyana ke Final Asian Games 2026, Hadapi Kanoa Igarashi
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Bau badan yang timbul pada tubuh bisa membuat orang yang ada di sekitarnya menjadi tidak nyaman. Karenanya, bau badan akan mempengaruhi pergaulan seseorang.
Memiliki masalah bau badan tak sedap bisa sangat menyiksa. Berbagai cara pun dilakukan mulai dari mengubah pola makan, menggunakan pakaian berbahan tertentu, sampai menggunakan deodoran hingga parfum.
Meski begitu, mencari sabab musabab mengapa badan mengeluarkan bau tak sedap bisa menjadi jawaban yang lebih baik. Dilansir dari Times of India, berikut adalah enam penyebab utama bau tak sedap pada tubuh.
1. Bakteri
Ada dua jenis kelenjar keringat pada tubuh manusia yaitu kelenjar eccrine dan kelenjar apocrine. Kelenjar eccrine membantu mengatur suhu tubuh dan terdiri dari garam dan air yang sebagian besar tidak berbau.
Baca juga: Bingung Memilih Sampo Bayi? Ini yang Harus Diperhatikan
Sementara kelenjar apokrin terletak di dekat folikel rambut, ketiak dan di kulit kepala. Ini menghasilkan keringat tebal yang merupakan hasil dari protein dan lipid. Ketika bakteri bersentuhan dengan kelenjar apokrin, mereka menyebabkan reaksi kimia dan mengeluarkan bau busuk. Hal ini yang menyebabkan bau badan, dan ketika terkena suhu yang lebih tinggi, stres atau merasa cemas, bau cenderung lebih menyengat.
2. Berat Badan
Alasan lain yang menyebabkan bau badan adalah berat badan. Biasanya, orang dengan berat badan berlebih memiliki bau badan yang lebih buruk. Ini terjadi karena keringat mungkin tersangkut di lapisan kulit tebal yang pada gilirannya, memberi kesempatan bagi bakteri untuk berkembang.
Baca juga: Ini Manfaat Kesehatan Memiliki Anak di Awal Usia 20-an Tahun
3. Stres
Alasan ini mungkin mengejutkan tetapi stres dapat membuat tubuh semakin berkeringat. Ketika Anda stres, hal itu membuat kelenjar apokrin berkeringat dan mengembangkan bau badan.
4. Fish Odor Syndrome
Ini merupakan kondisi medis yang sangat langka diimana seseorang memiliki bau badan yang cukup amis. Bau ini juga dapat mempengaruhi nafas, urin, dan keringat yang diyakini disebabkan oleh suatu masalah gen. Untuk mencegahnya, Anda harus terhindar dari stres dan juga menggunakan deodoran antiperspirant untuk mengurangi bau badan.
5. Obat-obatan dan kondisi medis
Obat-obatan medis tertentu diyakini menjadi penyebab bau badan. Salah satunya adalah obat-obatan seperti antidepresan atau situasi medis tertentu seperti penyakit ginjal, hati, diabetes, yang memicu pertumbuhan bakteri lebih cepat pada kulit dan dapat menyebabkan bau badan yang aneh. Kalau sudah begitu, coba jaga kulit agar tetap bersih dan kenakan pakaian yang dapat menyerap keringat.
6. Makanan Tertentu
Makanan yang kita makan juga bisa memengaruhi bau badan lho. Sayuran seperti bawang, kubis, kembang kol, dan lainnya yang mengandung senyawa sulfur, dapat memengaruhi produksi kelenjar eccrine. Bahkan alkohol dan daging juga dapat menyebabkan bau badan. Tapi dengan minum banyak air, Anda dapat dengan mudah membasuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.