Sengketa Tanah di Jangkaran Jadi Fokus GTRA Kulonprogo
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Mi ayam./Wikipedia
Harianjogja.com, MADIUN - Banyak ide kreatif yang dilakukan para pelaku usaha kuliner untuk menggaet minat customer. Belum lama ini, ide unik salah satu penjual mi ayam di Madiun sukses mencuri perhatian.
Melalui akun Facebook miliknya, penjual mi ayam tersebut mengumumkan sebuah sayembara berhadiah demi menarik minat para pembeli.
Awalnya, pemilik akun Facebook Gadjah Mungkur tersebut mengaku kehilangan selembar uang Rp10.000 melalui sebuah grup pedagang di Madiun.
Dia bilang, barang siapa di antara mereka yang bisa menemukan uang Rp 10.000 tersebut, nantinya diberikan imbalan satu porsi mi ayam dan juga es jeruk atau es teh.
"Barang siapa yang menemukan terus mengembalikan uang saya Rp 10 ribu, maka akan saya kasih imbalan 1 porsi mi ayam plus es teh atau es jeruk, terima kasih. Alamat pengembalian uangnya di Mi Ayam & Bakso Juwara Mas Wid Gajah Mungkur di Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan," tulis akun Facebook Gadjah Mungkur tersebut.
Tentu saja, uang sebesar Rp10.000 tadi memang sejatinya senilai dengan harga seporsi mi ayam dan juga es teh atau es jeruk yang dijual di warung tersebut.
Karena strategi marketing produknya dinilai kreatif oleh warganet, postingan penjual mi ayam yang membuat sayembara unik tersebut langsung banjir pujian.
Foto sayembara yang dilakukan oleh penjual mi ayam ini viral usai diunggah kembali oleh akun Twitter @outofcontext_id, beberapa waktu lalu.
— out of context Indonesia (@outofcontext_id) September 11, 2020
"Suatu strategi marketing yang mantap! Bisa menyaingi odading Mang Oleh" sebut salah seorang warganet.
"Ini mi ayam langganan aku, selalu buka setiap saat. Memang murah dan enak, kalau pulang kampung nggak pernah absen makan di siniudah dari zaman SMP," imbuh warganet lain.
"S3 marketing ini mah, kita harus berguru sama yang jualan mi ayam nih," timpal warganet lainnya.
"Sumpah, gue awalnya mikir kok baik banget, masa nemu duit segitu dikasi makan? Eh nggak tahunya," tutur warganet lain.
Hingga Selasa (15/9/2020), foto tangkapan layar status Facebook tentang strategi marketing unik dari penjual mi ayam tersebut telah viral dan mendapatkan setidaknya 2.000 likes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.
Pemkot Jogja mengkaji penutupan bertahap sirip Malioboro. Hasto Wardoyo memastikan kebijakan diterapkan setelah solusi akses warga disiapkan.
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada oknum Ditjen Bea Cukai dengan memeriksa Iskandar HP Sitorus sebagai saksi.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL