Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Tangkapan layar surat lamaran kerja berbahasa Batak./Twitter @NoContextID
Harianjogja.com, JOGJA - Belum lama ini, sebuah unggahan dari akun Twitter @NoContextID viral di media sosial. Akun tersebut mengunggah sebuat surat lamaran kerja.
Bukannya disusun dengan Bahasa Indonesia yang baku, penulis justru menggunakan Bahasa Batak untuk menuliskan surat lamaran kerjanya itu.
"Surat lamaran kerja anak Medan," tulis @NoContextID.
Dalam surat tersebut tertulis nama Kutami Tami Sembiring sebagai pengirim surat. Tujuannya untuk Manager HRD PT Mesui Takal.
Pada bagian pembukaan surat ditulis kata "Dengan hormat", seperti surat pada umumnya. Namun saat memasuki bagian isi, bahasa yang digunakan berubah menjadi bahasa daerah.
"Kutengok semalam di internet, kubaca udah bukak pulak lamaran di kantor Bapak. jadi kutulis surat ini. Mana tau bisa diterima aku. Diterima sukur, gak terima gak papa la," tulis Kutami Tami Sembiring.
"Seriusnya aku Pak, gak maen-maen aku. Kalau gak percaya Bapak la nanti disuruh apa pun maunya aku," rajuknya.
— No Context Indonesia (@NoContextID) September 7, 2020
Begitu seterusnya si penulis menggunakan bahasa logat Bataknya.
Warganet yang membaca unggahan itu langsung memberi beragam tanggapan. Salah satu akun menebak jika penulis berasal dari Tanah Karo.
"Ini orang karo pasti wkwkw
Mesui takal =sakit kepala
Kutami tami = ku sayang sayang atau kubelai belai jga bsa
Sembiring = salah satu marga orang karo.
Btw aku orang karo guys," tulis @tarimaezzz.
Ada juga yang mengirimkan komentar dengan sapaan khas Batak. "Hey mejuah juah wkwk," tulis @geo_ginting.
Melihat bahasa yang tidak lazim digunakan untuk sebuah surat resmi tersebut, akun @iyussts memprediksi si pengirim bakal tidak diterima kerja dan menjadi pengangguran sampai tua.
"wkwk auto pengangguran sampe tua," tulisnya dengan menyertakan emoji menangis.
"Surat lamaran isi nya curhatan," komentar akun yang lain @fitriaalsr_.
"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Twitter
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.