BGN Beri Tenggat 10 Agustus, SPPG Tanpa SLHS Ditutup Permanen
BGN memberi tenggat hingga 10 Agustus 2026 bagi SPPG mengurus SLHS. Dapur tanpa sertifikat laik higiene dan sanitasi akan ditutup permanen.
Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona./.The New England Journal of Medicine/Live Science via Suara.com
Harianjogja.com, JOGJA - Covid-19 telah banyak menginveksi lebih dari 26 juta warga dunia. Dalam kondisi seeprti ini, masih ada juga orang yang mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan penyakit ini.
Nah, buat Anda yang masih abai, Anda mungkin akan berubah pikiran jika melihat gambar berikut, yang menampakkan saluran napas manusia yang dipenuhi virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 itu.
Baru-baru ini peneliti membagikan bagaimana tampilan close up virus corona saat menyerang saluran napas manusia. Gambar ini menunjukkan bagaimana partikel virus berkembang biak selama menginfeksi sel, bahkan bisa mencapai ribuan partikel virus yang menginfeksi satu sel.
Baca Juga: Hati-hati! Kebiasaan Ini Bikin Mudah Terserang Flu
Gambar ini diabadikan Camille Ehre, asisten profesor Institut Marsico Lung Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara dengan mikroskop elektron pemindai, perangkat yang memanfaatkan elektron untuk menghasilkan gambar.
Gambar ini diterbitkan Rabu, 2 Septermber 2020, di The New England Journal of Medicine, setelah sebelumnya peneliti memeriksa virus dengan cara meletakkan SARS-CoV-2 di piring laboratorium dan memeriksanya selama empat hari.
Dalam gambar tersebut, komponen yang terlihat memanjang seperti mi adalah silla, yaitu struktur menyerupai rambut yang ada di permukaan sel saluran napas. Ujung silla sendiri serupa seperti lendir selayaknya jaring yang secara alami ada di saluran napas.
Nah, partikel SARS CoV 2 ini terlihat seperti bola kecil yang menempel dan menutupi silla. Jumlahnya hingga ribuan, demikian seperti diwartakan Live Science, Kamis (3/9/2020).
Baca Juga: Mudah, Begini Cara Merawat Kulit Tanpa Harus ke Klinik Kecantikan
Gambar ini juga bisa menunjukkan seberapa padat dan banyak partikel virus yang menginfeksi sel.
"Sejumlah besar virus yang berkembang biak dan dilepaskan ke masing-masing sel [saluran napas]," tutup Ehre.
Bagaimana, masih berani tak pakai masker di tempat umum?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BGN memberi tenggat hingga 10 Agustus 2026 bagi SPPG mengurus SLHS. Dapur tanpa sertifikat laik higiene dan sanitasi akan ditutup permanen.
Wamen Diktisaintek Stella Christie mengungkap tingkat penyerapan kerja lulusan vokasi mencapai 77%, lebih tinggi dibanding lulusan akademik yang berada di angka
Favignana, pulau kecil di Italia yang menjadi lokasi syuting film The Odyssey karya Christopher Nolan, bersiap menyambut lonjakan wisatawan berkat fenomena film
Cara menghapus kontak WhatsApp di Android ternyata mudah. Simak langkah lengkap menghapus nomor yang tidak diperlukan tanpa menghilangkan riwayat percakapan.
Booth BAIC di GIIAS 2026 diserbu lebih dari 12.000 pengunjung. BAIC T1 jadi magnet dengan promo menarik dan ratusan sesi test drive.
Dinkes Bantul menegaskan anak yang sudah keluar dari kategori stunting tetap berisiko kembali mengalami stunting. Pemantauan dan intervensi berkelanjutan menjad