Titiek Puspa Meninggal Dunia, Inul Daratista: Eyang Sangat Baik
Artis papan atas, Titiek Puspa meninggal dunia pada pukul 16.25 WIB, Kamis (10/4/2025) di RS Medistra. Titiek Puspa tutup usia 87 tahun. Sebelum meninggal, Titi
Anak bermain bersama orangtua selama pandemi virus corona (Covid-19)
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat banyak aktivitas dibatasi. Salah satu dampaknya, anak sangat rentan menghadapi kekurangan gizi karena risiko penurunan daya beli.
Perwakilan UNICEF mengungkapkan sebelum pandemi, sekitar 2 juta anak Indonesia menderita gizi buruk. Setelah pandemi akan ada sekitar 7 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting di Indonesia.
Baca juga: Penjelasan Terkait Radang Usus, Sakit yang Diderita PM Jepang Shinzo Abe
Unicef juga memperkirakan jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi aku di bawah 5 tahun bisa meningkat 15 persen secara global pada tahun ini, jika tidak ada tindakan. Namun, untuk mencegah peningkatan stunting, pemerintah memperbesar bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga miskin.
Ahli gizi dan Ketua Tim Ahli Pengembangan Panduan \'Isi Piringku\' Sri Anna Marliyati mengatakan ada empat pilar gizi seimbang untuk mencegah stunting. "Makanan bergizi seimbang terdiri dari lauk pauk, karbohidrat, buah-buahan dan sayuran," ungkapnya, Jumat (28/8/2020).
Berikut 4 pilar gizi seimbang:
1. Mengonsumsi pangan beraneka ragam
Bila anak bosan makan nasi maka bisa diganti dengan ubi, jagung, mi dan roti. Gantilah nasi dengan makanan yang mengandung karbohidrat.
Baca juga: Hasil Studi: Nonton di Bioskop Lebih Aman Dibandingkan Ngantor di Ruang Tertutup
Terkadang anak bosan untuk memakan telur, maka bisa diselingi dengan tahu, tempe, ikan dan daging. Begitu juga dengan sayur dan buah, hidangkan dan bentuklah buah agar menarik bagi anak.
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
Memberikan contoh pada anak untuk selalu mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban dan selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, hindari kebiasaan merokok di dalam rumah. Merokok di dalam rumah bisa menimbulkan efek buruk kesehatan jangka panjang anak-anak.
3. Melakukan aktivitas fisik
Setelah kebutuhan gizi anak tercukupi, maka anak bisa melakukan aktivitas fisik yang rutin, seperti berlari di pekarangan rumah dan senam.
Ajaklah anak senam di rumah, di lapangan atau ruang terbuka yang tidak ramai. Beraktivitas pagi hari, sebelum pukul 09.00 WIB, akan membantu anak mendapatkan vitamin D dari sinar matahari.
4. Memantau untuk mempertahankan berat badan normal
Pantaulah berat badan, tinggi anak dan lingkar kepala anak. Vaksinlah anak, agar terhindar dari penyakit berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Artis papan atas, Titiek Puspa meninggal dunia pada pukul 16.25 WIB, Kamis (10/4/2025) di RS Medistra. Titiek Puspa tutup usia 87 tahun. Sebelum meninggal, Titi
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.