Sudaryono Minta Pemda Sidak SPPG saat Dini Hari, Cek Kebersihan hingga SOP
Kepala BGN Sudaryono meminta pemda sidak SPPG pada jam 2-3 pagi untuk memastikan kebersihan, disiplin, dan keamanan MBG.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Olahraga memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Hasil studi menunjukkan bahwa olahraga aerobik memiliki manfaat baik untuk otak, bahkan bagi orang yang sudah berumur. Studi ini telah diterbitkan secara online di Neurology, jurnal medis dari American Academy of Neurology.
"Seperti yang diketahui, seiring bertambahnya usia akan membuat seseorang kehilangan kemampuan mental dan fisik. Tetapi jika Anda memulai program olahraga di kemudian hari, ini akan bermanfaat bagi otak," kata penulis studi Marc J. Poulin, Ph.D. .D., D.Phil., Dari Sekolah Kedokteran Cumming di Universitas Calgary di Alberta, Kanada seperti yang dikutip dari Science Daily.
Baca juga: Hati-Hati! Menurut Penelitian Pasien Kanker Darah Berisiko Tinggi Alami Gejala Covid Parah
"Latihan aerobik membuat darah mengalir ke seluruh tubuh Anda. Seperti yang ditemukan dalam penelitian kami," tambahnya.
Menurut Poulin, aerobik juga dapat membuat darah mengalir ke otak terutama di area yang bertanggung jawab atas kefasihan verbal dan fungsi eksekutif. "Penemuan kami mungkin penting, terutama untuk orang dewasa tua yang berisiko mengalami Alzheimer dan demensia serta penyakit otak lainnya," imbuhnya.
Studi ini melibatkan 206 orang dewasa yang belum memulai intervensi olahraga selama enam bulan. Mereka berolahraga tidak lebih dari empat hari per minggu dengan intensitas sedang selama 30 menit atau kurang.
Baca juga: Work from Home Ternyata Membawa Manfaat Baik untuk Kesehatan Miss-V
Mereka memiliki usia rata-rata 66 tahun dan tidak memiliki riwayat masalah jantung atau ingatan.
Peserta kemudian diminta untuk melakukan program latihan aerobik yang diawasi dan diadakan tiga hari seminggu. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa setelah enam bulan berolahraga, para peserta mengalami peningkatan fungsi eksekutif yang meliputi fleksibilitas mental dan koreksi diri mencapai 5,7 persen.
Sementara kefasihan verbal meningkat 2,4 persen. "Studi kami menunjukkan bahwa latihan berat selama enam bulan dapat memompa darah ke daerah otak yang secara khusus meningkatkan keterampilan verbal serta daya ingat dan ketajaman mental," kata Poulin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kepala BGN Sudaryono meminta pemda sidak SPPG pada jam 2-3 pagi untuk memastikan kebersihan, disiplin, dan keamanan MBG.
Harga diesel Inggris menembus rekor hampir Rp48.300 per liter. Pemerintah menyebut pasokan tetap aman di tengah krisis energi global.
Timnas Indonesia U-17 bermain 1-1 melawan Bahrain dalam uji coba di Bahrain. Garuda Asia bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.