Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Papan nama SDN Setan di Kabupaten Magelang./Ist
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebuah nama wilayah di Kabupaten Magelang ini tergolong unik. Namanya cukup seram untuk disebut, yakni Setan.
Setan adalah nama sebuah dusun. Dusun Setan berada di Desa Candiretno Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Namun, keunikan ini hanyalah nama. Sebab, kondisi warga dan lingkungan di wilayah tersebut sama dengan wilayah lain di Kabupaten Magelang.
Namun nama dusun ini berbeda pengucapan dengan setan makhluk ghoib. Pada Dusun Setan, huruf e dibaca seperti e pada kata beras. Hal cukup menghilangkan kesan seram dari nama dusun tersebut.
Baca juga: Ponsel Hasil Curian Tak Sadar Dijual ke Teman Korban, Pria di Sleman Ini Babak Belur
Mengutip wikipedia, pada zaman dahulu Setan merupakan nama desa. Namun, pada tahun 1927 M Bupati Magelang Raden Tumenggung Danu Sugondo pada masa pemerintahan Hindia Belanda melakukan penyatuan/penggabungan dua desa menjadi satu desa, yakni Desa Candiretno. Adapun Setan menjadi salah satu nama dusun di dalamnya.
Rapat penggabungan wilayah waktu itu diadakan di tanah terbuka di atas sumber air Kali Setan, di tepi jalan Pucang-Sindas. Dua desa tersebut yaitu Candirejo dan Setan, dua desa ini digabung menjadi satu diberi nama Desa Candiretno.
Desa di sebelah selatan Desa Candiretno diberi nama desa Pancuranmas, karena tempat rapat di atas sumber air Kali Setan ada pancurannya, desa di sebelah selatan tempat rapat tersebut dinamai Desa Pancuranmas.
Baca juga: Spesialis Nyolong Mobil, Pemuda 22 Tahun Ini Sudah Beraksi di Banyak Rumah Sakit DIY & Jawa Tengah
Candiretno mempunyai arti Candi atau batu/tempat, dan Retno yang berarti intan/indah, sehingga dapat diartikan sebuah tempat yang indah (batu yang indah), yang banyak batu candinya/patung yang indah baik terbuat dari batu, batu bata, maupun intan (emas/perunggu).
Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya banyak peninggalan purbakala di Desa Candiretno, antara lain candi, lingga-yoni, patung-patung/arca.
Di era tahun 1980an ditemukan arca/patung yang terbuat dari perunggu yang cukup menghebohkan oleh warga bernama Supangat di lokasi KUD Adil Candiretno. Di Desa candiretno juga terdapat tempat pemandian kuno yang terdapat di dusun Setan dan di beri nama Kali Setan.
Akan tetapi keberadaanya sudah mulai pudar. Dulunya banyak sekali arca-arca di sini, tetapi sudah hilang entah ke mana. Adapun di Kali Setan masih mengalir mata air yang sampai saat ini masih di pergunakan untuk sumber mata air oleh penduduk sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.