Kisah Denver Si Selebdog, Foto Bareng Rp25.000 untuk Bantu Anjing Telantar
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Lydia Kandou dan Naysila Mirdad. /Ist- Instagram @naymirdad
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Corona membuat warga diminta untuk tetap berada di rumah saja. Aktris senior Lydia Kandou ikuti imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah selama pandemi corona (Covid-19).
Tapi terlalu lama di rumah bikin mantan istri Jamal Mirdad itu merasa jenuh. Dia sampai tak tahu harus melakukan apa lagi untuk mengisi waktu di rumah.
"Dampaknya banyak ya, kita sudah mati gaya, nggak tahu mau ngapain," kata Lydia Kandou saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).
Ibunda Naysila Mirdad ini pun berbagi tentang kegiatannya selama pandemi corona. Tak ditampik, aktivitasnya itu-itu saja.
"Di rumah ya jadi makan terus, masak-masak, yang ada di kulkas ya dimasak gitu, olahraga, nonton tv," ujar dia.
Tapi di sisi lain, Lydia bersyukur karena jadi lebih sering menghabiskan waktu bareng Naysila di rumah. Kebetulan mereka memang tinggal satu atap.
"Tapi dampak positifnya bisa banyak waktu ngobrol sama Nay tapi buat yang nggak serumah pusing lah kita makin jauh," kata Lydia Kandou.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.