DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-- Di masa pandemi Corona, kemampuan mengatur keuangan sangat dibutuhkan. Jika memiliki dana darurat, bisa digunakan untuk biaya hidup hingga kondisi kembali normal. Namun bagaimana jika tidak memiliki dana darurat?
Konsultan finansial Prita Ghozie punya tiga trik mengalokasikan penghasilan selama masa pandemi sekarang.
"Pertama, living sebagai biaya yang nggak bisa dinegosiasi. Jadi kalau mau hidup jalan, biaya itu harus ada," kata Prita saat siaran langsung di Instagram bersama Ayahbunda, Rabu (22/4/2020).
Ia mencontohkan kebutuhan living mencakupi biaya makan dan minum, bayar listrik, telepon, internet untuk sekolah dan bekerja dari rumah, juga cicilan. Selain itu juga biaya untuk kesehatan, karena penyakit bisa datang tanpa diduga.
Trik kedua, lanjut Prita, yaitu pos saving. Jika biaya untuk living masih tersisa, maka sebaiknya sebagian disisihkan sebagai dana darurat.
"Sangat penting masa sekaang punya dana cadangan tunai. Kita saving buat itu. Jadi bukan perkara buat nanti mau ke mana, yang sekarang kita pikir, yang penting bisa survive," tuturnya.
Trik terakhir yaitu playing. Diakui Prita, terus menerus di rumah juga akan menyebabkan kebosanan menumpuk. Karena itu, jika memungkinkan tak ada salahnya menyisihkan uang untuk biaya hiburan di rumah.
"Pos playing tetap penting. Tinggal diatur post playing apa. Kalau uangnya udah banyak di living, berarti playingnya kita cari yang murah, gratisan. Misal nonton live IG, olahraga," katanya.
Prita mengingatkan, jangan memaksakan diri untuk menyisihkan uang untuk investasi. Apalagi jika masih beruntung mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) saat Idulfitri.
Prita menyarankan, lebih baik THR dialokasikan untuk membayar cicilan atau menambah jumlah dana darurat.
"Pengeluaran juga harus disesuaikan. Artinya gaya hidup disesuaikan. Pasti susah. Tapi kalau semakin cepat kita sesuaikan, semakin cepat kita bisa mengikuti pemasukan yang baru," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.