Empat Korban KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Ilustrasi bekerja/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi virus Corona atau Covid-19 telah membuat orang bekerja dari rumah (work from home) agar terhindar dari virus yang mematikan itu.
Kebanyakan orang yang bekerja dari rumah mengeluh merasa lelah dan lesu sepanjang hari. Mereka juga merasa pekerjaan mereka tidak pernah berakhir. Lantas, apa sih sebabnya?
Seperti dilansir dari Times of India, saat bekerja dari rumah segala sesuatu di sekitar kita terlihat sangat berbeda termasuk kehidupan kita sehari-hari.
Tidur kita dikendalikan oleh ritme sirkadian, 24 jam internal tubuh kita. Ini bekerja pada isyarat harian seperti paparan sinar matahari ketika kita makan dan pergi bekerja.
Ketika kita tinggal di dalam rumah untuk waktu yang lama, kita kehilangan banyak isyarat ini. Kemudian, orang-orang bekerja lebih lama dari rumah karena tidak ada pemisahan fisik antara pekerjaan dan rumah.
Bekerja dari rumah mengaburkan batas antara kehidupan profesional dan pribadi, yang dapat berdampak besar pada tingkat energi kita. Itu juga membuat kita merasa tidak bisa memutuskan.
Selain itu, kebanyakan dari kita bekerja sambil duduk di tempat tidur, yang pada akhirnya bisa menjadi dampak besar. Saat ini kita menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat tidur yang membuat kita mengasosiasikan tempat tidur dengan perasaan terjaga.
Agar dapat tidur nyenyak, seseorang harus menghabiskan banyak waktu di luar tempat tidur. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan di tempat tidur, semakin banyak selera makan Anda.
Terakhir, kondisi pandemi corona virus membuat kita mengalami stres dan kecemasan yang luar biasa akibat.
Pandemi ini membuat kehidupan serba terbatas dan penuh ketidakjelasan. Stres yang terus-menerus dapat berdampak besar pada pikiran dan tubuh kita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.