Nyeri Dada Seperti Ditusuk Bisa Jadi Tanda Robekan Aorta Mematikan
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda. /Suara.com-Yuliani
Harianjogja.com, JAKARTA - Kesedihan dialami artis Syahnaz Sadiqah dan suaminya, Jeje Govinda. Penyebabnya, bayi kembar mereka sedang sakit. Padahal, usia bayi bernama Zayn Sadavir Ezhilan Ismail dan Zunaira Alessia Safaraz Ismail itu belum genap berusia dua bulan.
"Sekarang Zayn sama Zunaira lagi sakit, pilek sama batuk," ucap Syahnaz Sadiqah saat ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).
Kendati begitu, pesinetron berusia 26 tahun itu sudah merasakan pertanda bahwa bayi kembarnya akan sakit dalam waktu bersamaan.
"Awalnya Zunaira doang (pilek), tapi udah feeling Zayn pasti ketularan juga nih, bener. Namanya anak kembar ya pasti," tuturnya.
Menurut istri Jeje Govinda ini, flu dan batuk yang menyerang kedua bayi kembarnya tak lepas dari faktor cuaca. Dia bilang di keluarganya juga banyak yang sakit lantaran kondisi cuaca yang fluktuatif.
"Cuacanya kan lagi kayak gini, terus di rumah juga banyak banget yang sakit jadi ketularan," sambungnya.
Syahnaz Sadiqah juga tidak memungkiri sampai stres gara-gara itu. Pemain Dunia Terbalik ini tak tega mengingat kedua bayinya belum boleh diberi obat-obatan.
"Sampai stres aku. Maksudnya lebih ke nggak tega sih, kasihan mampet banget kan, belum ngerti kan, jadi nggak tega. Belum bisa kasih obat juga," ujar Syahnaz.
Meski begitu, adik bungsu Raffi Ahmad itu tidak panik. Sebab, ia dibantu oleh suami, ibu dan kakak perempuannya dalam mengurusi bayi kembarnya.
"Aku langsung telepon mamah, teteh. Lebih nggak tega aja sih liat mereka (Zunaira dan Zayn)," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta