Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Desainer Lia Mustafa dalam Muslim Fashion Festival, Kamis (20/2/2020).Ist
Harianjogja.com, JAKARTA - Desainer kondang asal Jogja, Lia Mustafa kembali tampil dalam ajang fashion show bergengsi di Indonesia. Kali ini, tepatnya Kamis (20/2/2020) lalu, salah satu member Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini ikut memamerkan rancangan busananya dalam gelaran Muslim Fashion Festival 2020 di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Centre, Jakarta.
Lia mengangkat tema rancangan \'Neo Medival\'. Ia terinspirasi dari seorang sosok Nusaibah. Mengutip Wikipiedia, Nusaybah binti Ka\'ab adalah salah satu wanita awal yang masuk Islam. Dia adalah salah satu sahabat Muhammad.
"Kisah satu di antara 10-an wanita Muslim paling penting dalam sejarah. Namun, sekedar mengingatkan kembali tentang perjuangan wanita mulia ini, semoga dapat mengembalikan ghirah kita untuk juga bisa meneladani beliau, wanita yang ‘berhati baja’ yang juga sahabat nabi Muhamad SWA Nusaibah Binti Ka’ab , namanya tercatat dalam tinta emas penuh kemuliaan," kata Lia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (22/2/2020).
Bahkan, lanjut Lia, kematian Nusaibah mengundang ribuan malaikat untuk menyambutnya. "Kisah penuh inspiratif ini seharusnya dapat menggugah jiwa juang kita, agar tidak cengeng melepas anak -anak yang sedang berjuang. Kalo ingin anak menjadi kuat, maka kita harus menjadi ibu yang kuat terlebih dahulu," tutur Lia.
Untuk menciptakan karyanya ini, Lia menggunakan bahan katun shantung by Sekar Begawan dan Rami look 100 % c. "Rajut/Knitwear 100 persen catoon by ammalee knitwear [zero waste]. Warnanya putih, hitam, hijau, coklat," jelas dia.
Lia juga menggandeng aksesoris dari Borobudur Silver untuk mempercantik para model. Ada pula sepatu dari Bocorocco. "Concept style-nya Androgin, Mix n Match. Detailnya zipper, shoelace," kata Lia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.