Imigrasi Manado Tunda 24 Keberangkatan PMI Terindikasi TPPO
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Seorang petugas berjas pelindung memeriksa suhu seorang penumpang yang tiba di Stasiun Xianning Utara, di Xianning, sebuah kota yang berbatasan dengan Wuhan di utara, di provinsi Hubei, China 24 Januari 2020. - REUTERS / Martin Pollard
Harianjogja.com, JAKARTA - Wabah virus corona baru atau novel coronavirus (2019-nCoV) telah ditetapkan sebagai status darurat internasional oleh WHO.
Menanggapi itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai sudah saatnya Indonesia bersikap pro aktif dan melibatkan komunitas di masyarakat untuk concern ikut mendeteksi gejala virus corona.
"Betul [WHO tetapkan darurat internasional], sudah menjadi concern global ini. Makanya kita harus lebih proaktif. Kalau menurut saya, bukan hanya dipintu dijaga, tetapi sudah di komunitas itu sudah di dorong untuk pencarian kasus," ujar Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih baru-baru ini di Jakarta.
Contoh komunitas yang dimaksud seperti puskesmas, komunitas kesehatan lainnya untuk aware melihat gejala seperti batuk, sesak napas, pilek, dan bersin. Apalagi yang baru saja dari China, atau orang lain yang kontak langsung dengan pendatang dari China yang bergejala.
"Di masyarakat kan kita punya puskesmas punya ini kan itu bisa untuk melacak kasus. Harus sudah melacak kasusnya, karena sudah menjadi concern internasional," tutur Daeng.
Sementara itu, untuk membuat masyarakat di seluruh Indonesia lebih aware lagi, walaupun Indonesia masih berstatus zero coronavirus. IDI tetap akan menjalankan program penyuluhan kebersihan, mencegah penularan, dan memperkenalkan gejala kepada masyarakat dengan pihak swasta dalam hal ini PT. Reckitt Benckiser Indonesia (Dettol) yang mensupport produk pembersih.
"Kemudian kawan-kawan yang nanti akan membantu mensupport termasuk Reckitt ini. Kemudian juga selain berkoordinasi membantu masyarakat, yang pertama mengkampanyekan hidup bersih dan sehat. Ini yang nanti kita akan di titik-titik posko," paparnya.
Kata Daeng program ini akan dilaksanakan di semua cabang IDI yang berjumlah 434 cabang, yang pastinya berkoordinasi dengan seluruh dokter untuk memberikan informasi. Termasuk juga pemerintah dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Stakeholder yang dimaksud terutama adalah dinas kesehatan setempat, kemudian KKP setempat. Kemudian rumah sakit yang khusus ditunjuk menangani supaya kalau ada terjadi sesuatu supaya koordinasinya bagus," jelasnya.
Tak main-main untuk memantapkan program ini Daeng telah mengeluarkan surat atas nama IDI, untuk sama-sama bantu pemerintah cegas corona virus masuk ke Indonesia. Langkah ini semakin mantap, setelah Daeng mendengar kabar tentang kasus imported corona, atau virus corona yang menjangkit penduduk lokal, padahal ia tidak pernah ke China.
"Memang di Indonesia belum. Ada negara-negara yang diberitakan WHO itu sudah imported sudah mulai menular, dan itu langkahnya harus kita lakukan kewaspadaan di tiap-tiap titik, diperkecil sampai ke kota bahkan mungkin sampai ke tingkat puskesms dan tingkat kecamatan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.