Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Ilustrasi medsos
Harianjogja.com, JAKARTA - Media sosial Instagram berupaya mencegah pengguna mengunggah pesan yang bisa dianggap menyinggung pengguna lain dengan meluncurkan fitur baru.
Beberapa bulan lalu, Instagram meluncurkan alat yang memberi tahu pengguna ketika komentar mereka dianggap tidak sopan sebelum diunggah, fitur baru caption-warning ini memperluas penggunaan alat tersebut.
Dikutip dari Phone Arena, Rabu (18/12/2019), Instagram menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi teks yang berpotensi menyinggung.
Mereka yang menulis pesan menyinggung akan menerima pemberitahuan, yang langsung muncul di layar, bahwa caption foto atau video yang mereka tulis mirip dengan yang dilaporkan sebagai bullying.
Instagram akan memungkinkan pengguna mengedit pesan sebelum diunggah jika pesan tersebut ditandai sebagai pesan yang berpotensi menyinggung pengguna lain.
Fitur baru ini dimaksudkan untuk mengedukasi pengguna Instagram dan mencegah mereka melanggar aturan jejaring sosial tersebut, yang dapat berpotensi kehilangan akun mereka.
Menurut Instagram, fitur baru caption-warning tersebut akan diluncurkan di negara-negara tertentu, kemudian meluas ke seluruh dunia dalam beberapa bulan mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.