Adi Prayitno Ungkap Modal PPP untuk Bangkit di Pemilu 2029
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Nafa Urbach. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Artis sekaligus politisi, Nafa Urbach tak berencana menjadikan putri cantiknya, Mikhaela Lee Jowono ikuti jejaknya sebagai artis.
Dia ingin buah hatinya bersama Zack Lee itu menekuni dunia bisnis ketika sudah beranjak dewasa nanti.
"Kalau anak aku pribadi nggak. Aku lebih arahin dia ke bisnis," kata Nafa Urbach di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2019).
Mulai jarang muncul di TV dan layar lebar, Nafa belakangan memang lagi sibuk merintis usaha. Dia memiliki rumah produksi (PH) sendiri dan kedai kopi.
"Jadi aku lagi sibuk banget di urusan bisnis," ujarnya.
Kendati begitu, mantan istri Zack Lee ini menegaskan tak akan pernah meninggalkan panggung hiburan yang telah membesarkan namanya.
Menurut Nafa, dengan menjadi seorang artis, dia justru dapat mempromosikan bisnis dengan mudah.
"Oh nggak, saya nggak akan pernah meninggalkan dunia keartisan. Karena dunia keartisan itu sangat mendukung dunia bisnis aku. Jadi tidak akan aku tinggalin," ujar Nafa Urbach.
"Cuma aku lebih pilih. Seumpamannya mungkin kalau aku ada waktu ayo, karena itu saling mendukung," katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.