11 Pebasket Masuk Nominasi IBL Sportsmanship Award 2026
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ilustrasi kehidupan seksual./Telegraph
Harianjogja.com, JOGJA - Selain di sekolah, lingkungan keluarga maupun sosial juga bisa mengajarkan kita tentang pendidikan seksualitas.
Namun sayangnya, masih ada beberapa informasi kurang tepat yang hingga kini dipercaya masyarakat dan bisa saja semakin menyebar ke generasi berikutnya.
Agar tidak lagi \'salah kaprah\', berikut empat fakta tentang seks yang biasanya diketahui seiring tumbuh dewasa.
1. Berhubungan intim tanpa kondom pasti membuat hamil
Mungkin hal ini bertujuan untuk melindungi anak muda dari seks tidak aman, menurut Insider.
Namun faktanya, masing-masing orang memiliki kesuburan yang bervariasi. Jadi berhubungan intim tanpa kondom tidak selalu membuat hamil.
Menurut Dr. Maureen Whelihan, seorang OB / GYN di the Center for Sexual Health and Education, melakukan hubungan intim tanpa kondom selama ini yang berakhir pada kehamilan hanya 20%.
2. Siklus menstruasi akan sama dengan teman dekat
Pernahkah Anda mendengar bahwa siklus menstruasi akan sama dengan seorang teman jika sering menghabiskan waktu bersama?
Nyatanya, belum ada penelitian yang menemukan mekanisme \'sinkronasi\' menstruasi pada tubuh wanita, kata ginekolog Dr. Jen Gunter.
Selain itu, setiap wanita mengalami panjang siklus menstruasi yang bervariasi.
3. G-spot sebagai titik kepuasan wanita
Konsep G-spot, zona penginduksi kenikmatan yang seharusnya berada di dalam dinding depan vagina, telah menjadi topik populer selama bertahun-tahun.
Namun, konsep ini justru sulit dipahami karena kemungkinan G-spot tidak ada.
Bahkan, peneliti belum bisa menemukan tempat khusus ini.
Penulis buku \'The Vagina Bible\', Gunter pun mengira Gräfenberg (penemu konsep G-spot) salah menafsirkan bagian lain dari organ intim wanita, seperti klitoris yang penuh saraf.
"Bagian bawah vagina, dekat dengan uretra, akan terasa \'hebat\' bagi banyak wanita karena rangsangan di sini mengakses klitoris, tetapi dibutuhkan rangsangan yang tepat," katanya.
4. Tidak dapat melakukan hubungan intim yang aman dengan penderita Penyakit Menular Seksual (PMS)
Sebenarnya PMS, seperti klamidia, sifilis, gonore, dan HIV, dapat diobati dengan obat-obatan untuk mencegah penularan penyakit ke pasangan.
Selain itu, orang dapat menurunkan risiko penyebaran PMS ke pasangannya jika mereka menggunakan kondom.
Tes PMS yang dilakukan secara teratur juga dapat mencegah penyebaran infeksi tanpa membahayakan kehidupan seks seseorang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.