Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Raffi Ahmad. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Artis Raffi Ahmad mengagetkan publik dengan menyatakan mundur sementara dari duni hiburan.
Ia mengungkapkan alasannya untuk pamit sejenak dari dunia hiburan. Selain karena kondisi kesehatan, presenter 32 tahun itu ingin lebih memaksimalkan waktu untuk keluarga kecilnya.
"Hari ini aku pamit untuk istirahat sejenak karena memang belakangan ini aku ada gangguan kesehatan terutama di pita suara," kata Raffi saat ditemui di konferensi pers konser di The Pallas, Jakarta Selatan pada Senin (21/10/2019).
Raffi menilai sakit pembengkakan pita suara yang telah dialaminya selama dua tahun terakhir itu sebagai teguran. Agar dirinya bisa lebih perhatian dengan keluarga terutama sang istri, Nagita Slavina dan putra mereka, Rafathar Malik Ahmad.
"Pas saya berpikir saya dikasih sakit gini ya mungkin waktunya saya utk perhatian ke istri, anak dan keluarga," jelasnya.
Ayah satu anak tersebut takut kehilangan semua momen berharga dengan keluarganya akibat kesibukannya di dunia hiburan. Bahkan selama lima tahun pernikahannya dengan Nagita, mereka hanya pernah jalan bersama selama dua kali.
"Wah udah lima tahun pernikahan saya, umur anak sudah 4 tahun. Saya kehilangan, miss momen di diri saya dan istri saya," tutur Raffi.
Raffi tak menentukan secara jelas tenggat waktunya untuk menjalani rehat sejenak dari dunia keartisannya itu. Yang jelas, Raffi punya rencana untuk berlibur ke luar negeri bersama keluarganya.
"Kemana aja yang saya mau, ke ujung dunia enggak apa-apa yang penting sama anak istri. Gila tiap hari enggak ada waktu sama istri dan anak," kata Raffi.
Tak hanya keluarga kecilnya, Raffi juga membolehkan siapapun untuk ikut berlibur ke luar negeri. Termasuk sang ibunda dan ibu mertuanya.
"Bawa anak dan istri, kalau keluarga mama amy dan Rieta kalau mau susul ya susul. Intinya itu kalau ada asisten yang ikut ya tergantung. Memang siapa aja boleh ikut yang penting sama keluarga," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.
Menhub Dudy Purwagandhi meninjau evakuasi KMP Putri Yasmin di Lombok. Satu penumpang meninggal dan 12 orang dirawat
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.